0
Monday 30 November 2020 - 18:00
Iran dan Pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh:

Media Pemerintah Iran: Senjata Israel Digunakan untuk Membunuh Ilmuwan Nuklir Iran

Story Code : 900832
Members of Iranian forces carry the coffin of Iranian nuclear scientist Mohsen Fakhrizadeh.JPG
Members of Iranian forces carry the coffin of Iranian nuclear scientist Mohsen Fakhrizadeh.JPG
"Sisa-sisa senjata" dari lokasi serangan di luar Tehran mengandung "logo dan spesifikasi industri militer Zionis Israel," kata sumber informasi kepada penyiar berbahasa Inggris Iran, Press-TV.

Pada hari Minggu (29/11), Kementerian Pertahanan Iran mengatakan bahwa mereka "memiliki petunjuk" pada identitas pelaku dan menjanjikan pengumuman resmi dengan rincian "segera."

Pejabat tinggi Iran menyalahkan Zionis Israel karena mendalangi pembunuhan Fakhrizadeh dan menjanjikan "balas dendam yang keras."

Tel-Aviv membantah terlibat, dengan Menteri Intelijen Eli Cohen mengatakan bahwa dia tidak tahu siapa yang berada di balik serangan itu. Namun, Cohen mengaku tidak meneteskan air mata atas kematian Fakhrizadeh, yang menurutnya membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman.
 
"Siapapun yang berperan aktif dalam menciptakan senjata nuklir adalah orang mati yang berjalan," katanya kepada Radio Angkatan Darat.

Zionis Israel telah menyalahkan Tehran selama bertahun-tahun bekerja untuk menciptakan senjata nuklir, sementara juga menyebut Fakhrizadeh sebagai kepala program tersebut. Iran bersikeras bahwa perkembangan nuklirnya semata-mata bersifat damai.

Press-TV tidak menentukan jenis senjata yang digunakan untuk menargetkan ilmuwan tersebut, hanya mengatakan bahwa serangan tersebut melibatkan "setidaknya satu ledakan dan tembakan senapan mesin."

Beberapa akun berbeda tentang pembunuhan tersebut telah beredar di media Iran. Menurut satu skenario, operasi tersebut dilakukan oleh tim komando 12 orang, sementara yang lain mengklaim bahwa iring-iringan mobil Fakhrizadeh diserang dengan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh dari jarak sekitar 150 meter.[IT/r]
 
 
Artikel Terkait
Comment