0
Tuesday 22 December 2020 - 22:54
China - AS:

China Mengutuk Pembatasan Visa AS pada Pejabat China

Story Code : 905491
Wang Wenbin - Chinese Foreign ministry spokesman.jpeg
Wang Wenbin - Chinese Foreign ministry spokesman.jpeg
"China dengan tegas menolaknya dan mendesak Amerika Serikat untuk segera menghentikan praktik keliru dan memberikan lapangan bermain yang setara bagi China dan perusahaan asing lainnya. China akan mengambil semua langkah penting untuk menegakkan hak dan kepentingan yang sah dari bisnis China", kata Wang di konferensi pers seperti dikutip oleh kementerian.
 
Juru bicara itu mencatat bahwa di bawah Pompeo, kebijakan visa AS telah dipersenjatai karena Washington terus-menerus menggunakannya untuk menekan pejabat China, mengutip masalah Hong Kong, Xinjiang dan Tibet.
 
"Ini sangat mengganggu urusan dalam negeri China, menghambat pertukaran person-ke-person secara teratur dan memutuskan hubungan China-AS," tambah juru bicara itu.
 
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan pada hari Senin (21/12) pembatasan visa baru pada pejabat China yang dicurigai terlibat dalam penganiayaan terhadap berbagai orang, termasuk pembangkang politik, etnis minoritas, dan tokoh agama.
 
Washington telah memberi sanksi kepada China yang menuduhnya menganiaya Uyghur dan minoritas Muslim lainnya serta pelanggaran hak asasi manusia di Tibet dan Xinjiang dan merusak kebebasan politik Hong Kong.
 
Beijing membantah tuduhan ini, menggambarkannya sebagai campur tangan dari luar.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment