0
Monday 11 January 2021 - 12:17
Gejolak Afghanistan:

Afghanistan Menyelidiki Warga Sipil yang Tewas dalam Serangan Udara Anti-Taliban di Nimroz

Story Code : 909413
Afghan National Army forces.jpg
Afghan National Army forces.jpg
Pejabat pemerintah Afghanistan mengkonfirmasi serangan udara anti-Taliban pada Sabtu (9/1) malam dan mengatakan pada Minggu (10/1) bahwa, berdasarkan informasi awal, hanya militan yang tewas dalam operasi itu.
 
Namun, penduduk setempat membawa jenazah yang mereka katakan adalah warga sipil yang tewas dalam serangan ke Zaranj, ibu kota provinsi, sebagai protes dan untuk membuktikan bahwa almarhum tidak semuanya militan Taliban.
 
Pemerintah kemudian mengatakan akan meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.
 
"Serangan udara di distrik Khashrod telah mengakibatkan banyak korban jiwa bagi Taliban, dan penyelidikan atas tuduhan bahwa warga sipil telah terbunuh sedang berlangsung," kata Kementerian Pertahanan Afghanistan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (10/1).
 
Reuters mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa angkatan udara Afghanistan menargetkan sebuah rumah tempat tinggal yang diduga ada Taliban.
 
Dia menambahkan bahwa 14 orang yang tewas semuanya dari satu keluarga.
 
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Taliban juga membantah mereka yang tewas adalah anggota Taliban, bersikeras bahwa mereka adalah warga sipil, semua anggota satu keluarga, termasuk wanita dan anak-anak.
 
Perkembangan itu terjadi tepat ketika perwakilan pemerintah Afghanistan dan Taliban memulai putaran kedua pembicaraan damai di ibukota Qatar, Doha, pada hari Sabtu.
 
Pemerintah Afghanistan dan Taliban mengadakan putaran pertama negosiasi intra-Afghanistan di Doha pada 12 September tahun lalu.
 
Kedua belah pihak mengambil jeda setelah mencapai kesepakatan awal. Ini menandai pertama kalinya kedua pihak yang bertikai mencapai kesepakatan tertulis sejak invasi AS ke Afghanistan pada 2001.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment