0
Friday 19 February 2021 - 21:12
Nuklir Zionis Israel:

'Konstruksi Signifikan' Sedang Berlangsung di Fasilitas Nuklir Dimona Israel

Story Code : 917184
Israel
Israel's Dimona Nuclear Facility.jpg
Negara Yahudi itu tidak mengakui atau menyangkal spekulasi luas tentang kepemilikan persenjataan nuklir di tengah laporan bahwa Zionis Israel memiliki sekitar 90 hulu ledak nuklir.
 
IPFM adalah kelompok ahli pengendalian senjata dan non-proliferasi independen dari negara senjata nuklir dan non-senjata nuklir. https://t.co/nizfUJSafk pic.twitter.com/KcQuQaHLUZ - Samir (@obretix) 18 Februari 2021
 
Menurut kelompok tersebut, gambar yang diterbitkan oleh IPFM pada hari Kamis (18/2) menunjukkan konstruksi di sekitar area penggalian besar-besaran berukuran sekitar 140 meter kali 50 meter.
 
IPFM juga menyatakan bahwa lokasi konstruksi terletak "di sekitar bangunan yang menampung reaktor nuklir dan pabrik pengolahan ulang".
 
Tujuan pembangunan masih belum jelas, dan pemerintah Zionis Israel belum mengomentari masalah tersebut.
 
Pavel Podvig, seorang peneliti dengan program sains dan keamanan global di Universitas Princeton di New Jersey, mengatakan kepada The Guardian bahwa konstruksi tersebut diduga dimulai beberapa tahun lalu.
 
"Tampaknya pembangunannya dimulai cukup awal pada 2019, atau akhir 2018, jadi sudah berlangsung sekitar dua tahun, tapi hanya itu yang bisa kami katakan saat ini," klaim ilmuwan tersebut.
 
Pada akhir 2000-an, Zionis Israel dilaporkan menggunakan situs Dimona untuk membuat replika sentrifugal pengayaan uranium Iran untuk menguji apa yang disebut malware Stuxnet dalam upaya untuk menyabotase pekerjaan terkait pengayaan uranium di fasilitas nuklir Natanz Republik Islam.
 
Zionis Israel telah berulang kali mengecam Iran karena mengembangkan program nuklirnya, mengklaim yang terakhir berusaha mendapatkan senjata nuklir.
 
Tehran menolak tuduhan tersebut, bersikeras bahwa program itu murni damai.
 
Zionis Israel tidak pernah membantah atau mengkonfirmasi rumor yang tersebar luas bahwa negara Yahudi memiliki persenjataan nuklir.
 
Organisasi nirlaba Federasi Ilmuwan Amerika (FAS) memperkirakan bahwa Tel Aviv saat ini memiliki setidaknya 90 hulu ledak nuklir, sesuatu yang menjadikan Israel satu-satunya negara bersenjata nuklir di Timur Tengah.
 
Menurut FAS, hulu ledak diproduksi dari plutonium yang diperoleh di reaktor air berat fasilitas Dimona.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment