0
Monday 1 March 2021 - 02:22

Pasukan AS Mentransfer Gelombang Baru Teroris Daesh Ke Dayr al-Zawr Suriah

Story Code : 918922
Pasukan AS Mentransfer Gelombang Baru Teroris Daesh Ke Dayr al-Zawr Suriah

Militer AS telah mengangkut anggota kelompok teroris Daesh Takfiri dari provinsi timur laut Suriah Hasakah ke pangkalan yang secara ilegal diduduki oleh pasukannya di provinsi Dayr al-Zawr, kata laporan lokal.

Kantor berita resmi Suriah SANA, mengutip sumber-sumber lokal, mengatakan pada hari Minggu bahwa helikopter AS melakukan operasi di al-Shadadi, pinggiran kota Hasakah, membawa setidaknya sepuluh teroris ISIS menuju al-Badia di provinsi Dayr al-Zawr.

Pasukan AS hingga saat ini telah menerbangkan teroris Daesh dari satu tempat di Suriah ke tempat lain, di bawah kegelapan, untuk menyelamatkan mereka dalam menghadapi kemajuan dan perolehan teritorial oleh pasukan pemerintah Suriah.

Pasukan militer AS juga telah memindahkan ratusan teroris Daesh dan kerabat mereka ke tempat perlindungan yang aman dari wilayah Suriah ke negara tetangga Irak dalam sejumlah gelombang.

Ada banyak laporan yang menunjukkan dukungan langsung atau tidak langsung Washington melalui sekutu regionalnya untuk kelompok teroris dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak laporan telah muncul yang menuduh pengangkutan udara, tetes dukungan senjata dan dukungan udara untuk Takfiri, terutama karena kekuatannya berkurang di Suriah dan Irak.

Selain itu, ratusan teroris Daesh melarikan diri dari penjara Suriah, karena penjaga penjara Kurdi fokus melawan militer Turki yang telah terlibat dalam operasi melawan Kurdi di timur laut Suriah.

Serangan Turki secara resmi dimulai pada Oktober 2019 setelah mantan Presiden AS Donald Trump memberi lampu hijau kepada timpalannya dari Turki Recep Tayyip Erdogan untuk melanjutkan langkahnya yang telah lama direncanakan melawan para pejuang Kurdi.

Pejabat Kurdi pada saat itu mengatakan bahwa hampir 800 tahanan ISIS berhasil melarikan diri dari kamp tahanan setelah serangan Turki.

ISIS telah diusir dari semua benteng perkotaannya baik di Irak dan Suriah, tetapi sisa-sisanya melakukan serangan teror sporadis di kedua negara Arab.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment