1
Saturday 6 March 2021 - 15:40
Kunjungan Paus di Irak:

Paus Fransiskus Mengunjungi Najaf Irak, Bertemu Ayatollah Sistani

Story Code : 919977
Pope Francis and Ayatollah Sayyid Ali Al-Husseini Al-Sistani.jpg
Pope Francis and Ayatollah Sayyid Ali Al-Husseini Al-Sistani.jpg
Pada hari kedua perjalanannya, Paus Fransiskus mengunjungi Najaf, salah satu kota suci umat Islam Syiah.
 
Selain Baghdad dan Najaf, kunjungan kepausan termasuk Ur - yang terkenal di kalangan Kristen, Yahudi dan Muslim sebagai tempat kelahiran Nabi Ibrahim [SAW] - dan kota-kota Irak lainnya.
 
Paus menjadi paus pertama yang mengunjungi tanah air Nabi Ibrahim [AS].
 
Kunjungannya digambarkan sebagai tindakan solidaritas dengan komunitas Kristen dan penjangkauan simbolis kepada umat Islam.
 
Menjelang kunjungan tersebut, dalam pidatonya khusus kepada rakyat Irak, Paus mengatakan bahwa dia akan datang ke negara mereka sebagai utusan perdamaian untuk berdoa bagi rekonsiliasi setelah tahun-tahun perang dan terorisme yang melanda Irak.
 
Mengomentari kunjungan paus, seorang pejabat senior Iran mengatakan pada hari Jumat bahwa perjalanannya ke Irak tidak akan cukup aman jika bukan karena operasi anti-teror yang sebelumnya diperintahkan oleh para martir Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan Hajj Abu Mahdi al-Muhandis.
 
Hossein Amir-Abdollahian, yang bertindak sebagai penasihat khusus ketua Parlemen Iran, menyatakan dalam sebuah tweet bahwa jika bukan karena Soleimani, al-Muhandis dan "para martir perang melawan terorisme dan Daesh [akronim bahasa Arab untuk kelompok teroris 'ISIS' / 'ISIL'] di Irak dan wilayah tersebut, Paus tidak akan bisa memasuki Irak hari ini dengan aman dan damai. "
 
Martir Soleimani dan al-Muhandis -yang sebelumnya merupakan wakil kepala Unit Mobilisasi Populer Irak- keduanya menjadi martir dalam serangan pesawat tak berawak bulan Januari yang dilakukan di dekat Bandara Internasional Baghdad Irak atas perintah langsung dari Presiden AS saat itu Donald Trump.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment