0
Sunday 4 April 2021 - 05:58

Iran Menolak Langkah Demi Langkah Kembali Ke JCPOA

Story Code : 925108
Iran Menolak Langkah Demi Langkah Kembali Ke JCPOA
Juru Bicara Komisi Kebijakan Luar Negeri Abolfazl Amouei mengatakan, "Kembalinya AS secara bertahap dan selangkah demi selangkah ke perjanjian ditolak dalam pandangan kami."

Dia percaya bahwa Amerika Serikat bertanggung jawab atas krisis saat ini dalam pelaksanaan kewajiban berdasarkan perjanjian nuklir, mengingat negara tersebut menarik diri dari perjanjian pada tahun 2018 dan melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231.

Amouei mengatakan kepada koresponden jaringan Al-Masirah bahwa Amerika Serikat juga mencegah negara lain memenuhi kewajiban mereka sampai-sampai mengosongkan kesepakatan nuklir dari keuntungan ekonominya bagi Iran.

"Iran secara hukum telah mengurangi kewajibannya berdasarkan Pasal 26 dan 36 kesepakatan nuklir," katanya, "Langkah Iran untuk mengurangi kewajibannya adalah legal dan dalam kerangka kesepakatan nuklir karena pihak Amerika yang menarik diri."

"Langkah AS untuk kembali ke kesepakatan nuklir adalah mundur dari keputusan yang salah untuk menarik diri dari kesepakatan itu. Kebijakan tekanan ekonomi maksimum yang dikenakan pada Iran telah, dengan pengakuan mereka sendiri, gagal, dan sanksi harus dicabut sepenuhnya."

"Amerika Serikat harus mematuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian dan mencabut sanksi dengan cara yang nyata," jelasnya.

"Kesepakatan nuklir mendesak pencabutan 800 larangan pencabutan sanksi," katanya, "[Namun], sekitar 800 lebih pembatasan diberlakukan selama pemerintahan Trump, jadi semua 1.600 sanksi harus dicabut," kata Amouei.

"Secara bertahap dan selangkah demi selangkah kembali ke perjanjian ditolak dalam pandangan kami. AS yang membuat kesalahan dan AS yang harus memperbaiki kesalahan ini."(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment