0
Tuesday 6 April 2021 - 09:28
Zionis Israel dan Gejolak Politik Yordania:

Laporan Menunjukkan Keterlibatan Tel Aviv dan Riyadh dalam Kudeta Amman yang Gagal

Story Code : 925503
King Abdullah II, in Zionist media.png
King Abdullah II, in Zionist media.png
Laporan Zionis menunjukkan bahwa intelijen Zionis Israel terlibat langsung dalam insiden baru-baru ini di Amman, menambahkan bahwa hubungan antara pejabat yang ditangkap dan putra mahkota Saudi, Mohammad bin Salman, juga mengisyaratkan keterlibatan KSA dalam kudeta tersebut.
 
Intelijen Yordania mencegat kontak telepon antara seorang perwira Mossad Zionis Israel dan istri mantan putra mahkota Hamzah bin Al-Hussein yang ditawari jet pribadi untuk meninggalkan Yordania ke negara asing, menurut laporan tersebut.
 
Media pemerintah melaporkan mengutip angkatan bersenjata Yordania pada hari Sabtu (3/4) bahwa mantan putra mahkota Yordania, juga saudara tiri Raja Abdullah II, diperintahkan untuk menghentikan tindakan yang merusak keamanan nasional.
 
Hasan bin Zaid, anggota keluarga kerajaan Yordania dan utusan untuk Arab Saudi, dan kepercayaan lama Raja Abdullah Basem Ibrahim Awadallah ditangkap pada hari Sabtu, kantor berita negara Petra melaporkan, mengutip sumber keamanan.
 
Media Zionis Israel menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan perubahan besar dalam kebijakan strategis Yordania, mengutip hubungan dingin antara Raja Abdullah II dan PM Zionis Benjamin Netanyahu.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment