0
Saturday 10 April 2021 - 01:12

Iran Akan Menanggapi Pelaku Serangan Kapal 'Saviz'

Story Code : 926264
Iran Akan Menanggapi Pelaku Serangan Kapal

Seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Iran mengatakan bahwa setelah melakukan penyelidikan atas insiden kapal 'Saviz', Iran pasti akan menanggapi para pelakunya.

Menanggapi insiden kapal Iran 'Saviz' di Laut Merah, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi mengatakan pada hari Jumat bahwa Iran tidak dapat bereaksi terhadap insiden ini sampai penyelidikan selesai.

Setelah melakukan penyelidikan atas insiden kapal tersebut, Iran pasti akan menanggapi para pelakunya, tambahnya.

Iran tidak menyalahkan negara mana pun di Teluk Persia atas insiden kapal di Laut Merah, jelasnya.

Shekarchi melanjutkan dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis memiliki sekutu di Teluk Persia dan di seluruh wilayah tempat mereka bekerja sama, menambahkan bahwa tidak diragukan lagi, Amerika Serikat terlibat dalam semua upaya untuk melemahkan dan merugikan Iran.

Pada hari Selasa, 5 April, kapal Iran Saviz diserang di lepas pantai Djibouti di Laut Merah.

"Sehari sebelum insiden itu, sebuah helikopter tak dikenal mengintai kapal Saviz selama 5 sampai 10 menit," kata salah satu awak kapal kepada Noornews.

Sumber itu menambahkan, "Pada hari kejadian, lebih dari 4 jam setelah penyerangan di kapal, dari pukul 10.00 hingga 11.00 waktu setempat, dua kapal cepat tak dikenal sedang mengintai di dekat kapal."

Juga dalam hal ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatizadeh mengatakan kepada wartawan bahwa kapal Saviz terkena ledakan sekitar pukul 6 pagi waktu setempat (03:00 GMT) pada hari Selasa, 5 April, dekat pantai Djibouti, dan mengalami kerusakan ringan.

Sesuai dengan pengumuman resmi sebelumnya dan berkoordinasi dengan Organisasi Maritim Internasional (IMO), kapal non-militer Saviz ditempatkan di Laut Merah dan Teluk Aden untuk memberikan keamanan maritim dan untuk melindungi kapal dagang Iran dari pembajakan.

Kapal tersebut telah bertindak sebagai stasiun logistik Iran di Laut Merah dan Teluk Aden, dan misinya telah diumumkan ke IMO.(IT/TGM)
Comment