0
Sunday 18 April 2021 - 09:17
AS dan Gejolak Suriah:

Laporan: Helikopter Koalisi Pimpinan AS Membawa Teroris Daesh ke Ladang Minyak Suriah

Story Code : 927845
Helicopters flying for the United States-led coalition in Syria.jpg
Helicopters flying for the United States-led coalition in Syria.jpg
Surat kabar Daily Sabah Turki memuat laporan itu pada hari Sabtu (17/4), mengutip "sumber di lapangan".
 
Dikatakan sebanyak 60 teroris ISIS telah dibawa ke ladang minyak al-Omar di provinsi Dayr al-Zawr yang kaya minyak di Suriah menggunakan helikopter milik Gugus Tugas Gabungan Gabungan (CJTF).
 
CJTF telah dibentuk oleh Operation Inherent Resolve, nama kode untuk misi 2014-sekarang oleh Amerika Serikat dan sekutunya di negara Arab yang mengabaikan persetujuan Damaskus.
 
Surat kabar itu mengatakan para teroris telah dibebaskan dari penjara yang dikelola oleh Unit Perlindungan Rakyat (YPG), sebuah kelompok militan Kurdi yang didukung oleh Washington.
 
Sumber menambahkan bahwa teroris Daesh [telah] menerima pelatihan dan taktik khusus oleh YPG sebelum dikirim ke ladang minyak,” tambahnya.
 
Harian itu lebih lanjut menuduh bahwa, "YPG mengoperasikan lusinan fasilitas penahanan yang tersebar di timur laut Suriah, menahan sekitar 10.000 teroris Daesh."
 
Laporan itu muncul di tengah meningkatnya bukti kerja sama antara AS dan Kurdi untuk eksploitasi sumber daya minyak Suriah.
 
Kelompok militan Kurdi lain yang sebagian besar terlibat dalam intrik adalah kelompok yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah (SDF).
 
AS dan SDF bergabung untuk mencuri minyak Suriah Mantan presiden AS Donald Trump, yang masa jabatannya di bawah kepemimpinan koalisi AS menghancurkan operasinya di Suriah, pernah sekali mengakui ambisi Washington untuk minyak mentah Suriah pada 2019.
 
"Kami menyimpan minyaknya," katanya saat itu.
 
"Saya selalu mengatakan itu. Kami ingin menyimpan minyak. $ 45 juta sebulan. Kami telah mengamankan minyaknya…. Kami akan memutuskan apa yang harus dilakukan dengannya di masa mendatang."
 
Para pengamat mengatakan pola lanjutan AS dalam mencoba mengambil alih minyak Suriah di bawah penerus Trump Joe Biden mencerminkan upaya berani Washington untuk menghambat kemunculan negara Arab itu dari sekitar satu dekade militansi dan terorisme yang didukung asing.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment