0
Tuesday 20 April 2021 - 16:58
Gejolak Bahrain:

Sheikh Isa Qassim: Konstitusi Baru Satu-Satunya Jalan Keluar dari Krisis Bahrain

Story Code : 928272
Ayatollah Sheikh Isa Qassim, Bahrain’s top cleric.jpg
Ayatollah Sheikh Isa Qassim, Bahrain’s top cleric.jpg
Dia lebih lanjut menyerukan untuk mendesak rezim di Manama untuk mengejar kesepakatan dengan oposisi Bahrain alih-alih semakin menekan para pembangkang. “Karena orang-orang tidak menemukan apa pun untuk membujuk diri mereka sendiri untuk menghentikan gerakan protes mereka dan menyaksikan lonjakan kebijakan represi, kediktatoran dan marginalisasi [rezim], mereka terus maju dengan pemberontakan mereka, berapapun resikonya,” Sheikh Qassim mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin (19/4) dan dimuat oleh situs berita Bahrain Mirror.
 
Skheikh Isa Qassem lebih lanjut menggarisbawahi: “Tidak akan ada jalan keluar dari situasi saat ini kecuali pemerintah mencapai kesepakatan dengan oposisi untuk menyusun konstitusi baru dan menemukan institusi terkait untuk melindungi hak-hak warga negara dan mengakui posisi kedaulatan mereka di politik negara."
 
Ulama senior menunjukkan bahwa "Reformasi harus dilakukan dengan kecepatan yang memuaskan publik dan harus menjamin otoritas, martabat, kenyamanan, keamanan dan kepentingan semua."
 
Ini terjadi saat penindasan Bahrain berlanjut di bulan Ramadan ketika pasukan rezim menyerang narapidana politik di penjara Jaw.
 
"Ada krisis politik dan hukum yang serius di Bahrain, akibatnya akan berbahaya bagi bangsa dan pemerintah itu sendiri," katanya.
 
Dia mengecam rezim Manama atas kebijakan "tidak masuk akal" yang menempatkan lebih banyak orang di balik jeruji besi, mengatakan praktik seperti itu bahkan tidak akan menguntungkan "tujuan politik yang tidak adil" yang dikejar oleh rezim Al-Khalifah.
 
“Jika tujuan mengisi penjara dengan ribuan narapidana adalah untuk mengurangi tuntutan hak politik dan sipil menjadi hanya seruan untuk pembebasan narapidana, seruan di antara narapidana sendiri untuk hak-hak bangsa [dijamin] pasti akan menggagalkan sebuah konspirasi itu, ”tegas Sheikh Qassem.
 
“Rakyat Bahrain sangat menyadari fakta bahwa solusi untuk krisis negara hanya terletak pada perbaikan situasi yang sebenarnya dan pembentukan hubungan politik antara bangsa dan pemerintah berdasarkan prinsip-prinsip baru dan dapat dijalankan,” Ayatollah Isa Qassim menguraikan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment