0
Wednesday 21 April 2021 - 04:01
Iran dan Kesepakatan N Iran-P5+1:

Iran Akan Menghentikan Pembicaraan Kapanpun Permintaannya Berlebihan

Story Code : 928366
Seyyed Abbas Araghchi.jpg
Seyyed Abbas Araghchi.jpg
Berbicara dalam pertemuan Komisi Bersama Rencana Komprehensif Aksi Bersama (JCPOA) di ibukota Austria Wina pada hari Selasa (20/4), Sayyid Abbas Araghchi menegaskan kembali bahwa delegasi Iran akan menghentikan pembicaraan JCPOA setiap kali proses negosiasi mengarah pada pemborosan, pemborosan waktu dan tawar-menawar yang tidak rasional.
 
Rapat Komisi Gabungan JCPOA yang digelar hari Selasa (20/4) di Grand Hotel Vienna, telah ditutup beberapa menit lalu dan pembicaraan dijadwalkan dilanjutkan pekan depan, imbuhnya.
 
Dalam pertemuan tersebut, ketua perundingan delegasi pihak-pihak yang terlibat pembicaraan nuklir, JCPOA, membahas status terakhir pembicaraan teknis dan draf awal teks serta cara kelanjutan pembicaraan.
 
Di bagian lain dalam sambutannya, Araghchi menunjuk ke proses pembicaraan JCPOA dan berkata, “Terlepas dari kesulitan dan tantangan yang ada, proses pembicaraan bergerak maju di jalur yang benar.”
 
Dalam pertemuan Komisi Gabungan JCPOA kemarin, Araghchi mengindikasikan bahwa proses perundingan saat ini sedang bergerak maju terlepas dari kesulitan dan tantangan yang dihadapi ke depan.
 
Sementara itu, para peserta sepakat bahwa, selain dua kelompok ahli saat ini (di bidang pencabutan sanksi dan masalah nuklir), kelompok ahli ketiga akan dibentuk minggu depan untuk membahas pengaturan praktis yang diperlukan untuk melaksanakan pencabutan sanksi dan kemudian kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment