0
Friday 23 April 2021 - 18:05
Denmark - Zionis Israel:

Denmark Mengecam Vandalisasi Israel atas Infrastruktur Palestina yang Didanai oleh Pemerintah Denmark

Story Code : 928813
Jewish settlers assault Palestinian farmers in the occupied West Bank.jpg
Jewish settlers assault Palestinian farmers in the occupied West Bank.jpg
Menurut kementerian luar negeri Denmark dan kelompok kemanusiaan Oxfam, yang menangani proyek "Program Pengembangan Pasar Terpadu di seluruh wilayah Palestina yang diduduki", pemukim Yahudi telah menyerang desa Deir Nidham di utara Ramallah, menghancurkan sekitar 2.000 pohon almond (badam) yang baru ditanam dan pagar besi sepanjang 800 meter.
 
Menteri Kerjasama Pembangunan Denmark Flemming Møller Mortensen mengatakan bahwa dia "sangat prihatin" tentang serangan itu dan karena itu telah mengangkat masalah tersebut dengan pihak berwenang Zionis Israel.
 
“Segala bentuk tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pemukim di Tepi Barat tidak dapat diterima. Denmark secara teratur mengingatkan Zionis Israel tentang permukiman ilegalnya, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mitra kami di UE,” tambah Mortensen.
 
Partai koalisi Aliansi Merah-Hijau Denmark menuntut kompensasi dari rezim Zionis Israel, dengan mengatakan "ini bukan pertama kalinya pemukim merusak proyek yang kami danai di Tepi Barat".
 
"Cara yang benar untuk dilakukan mungkin akan memanggil duta besar Zionis Israel untuk Denmark dan menyampaikan permintaan pemerintah," katanya.
 
Menurut Oxfam, yang telah mengumpulkan kesaksian dari 19 keluarga Palestina di Deir Nidham, yang ladangnya telah dihancurkan dan anggotanya diserang dengan kejam oleh para pemukim, serangan tersebut menghancurkan infrastruktur senilai $ 23.000.
 
Ini juga terjadi dengan pasukan Israel di sela-sela, yang akan membantu para pemukim dalam menyerang para petani dengan granat setrum, gas air mata, dan peluru karet.
 
Jotam Confino, seorang jurnalis di Haaretz, telah menyiarkan video di twitternya yang menunjukkan tentara Israel menembakkan peluru karet ke petani Palestina, mengolah tanah mereka di desa Deir Nidham, Tepi Barat.
 
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) "mendokumentasikan 771 insiden kekerasan pemukim yang menyebabkan cedera pada 133 warga Palestina dan merusak 9.646 pohon dan 184 kendaraan", hanya pada tahun 2020.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment