1
Monday 26 April 2021 - 10:23
Turki - AS:

Turki Berjanji Akan Menanggapi Pengakuan 'Keterlaluan' Biden atas Genosida Armenia

Story Code : 929266
Ibrahim Kalin, Turkish President Tayyip Erdogan
Ibrahim Kalin, Turkish President Tayyip Erdogan's spokesman and adviser
Biden pada hari Sabtu (25/4) menjadi presiden Amerika pertama yang mengumumkan pengakuan formal atas "genosida Armenia" yang bermotif politik, menghormati semua orang Armenia yang "tewas dalam genosida yang dimulai 106 tahun lalu" selama Perang Dunia I.

Deklarasi yang belum pernah terjadi sebelumnya membuat marah Ankara, mendorong para pejabat Turki dengan cepat mengutuk pernyataan Biden.

Pada hari Minggu (25/4), Ibrahim Kalin, juru bicara dan penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam pernyataan itu sebagai "keterlaluan".

“Akan ada reaksi dalam berbagai bentuk dan jenis dan derajat dalam beberapa hari dan bulan mendatang,” kata Kalin dalam wawancara dengan Reuters.

Dia tidak merinci apakah pemerintah Turki akan membatasi akses AS ke pangkalan udara Incirlik di Turki selatan, yang telah digunakan untuk mendukung koalisi internasional pimpinan AS yang konon berperang melawan kelompok teroris Takfiri  Daesh di Suriah dan Irak, atau tindakan lain yang mungkin dilakukan. 

"Pada waktu dan tempat yang kami anggap tepat, kami akan terus menanggapi pernyataan tidak adil yang sangat disayangkan ini," kata Kalin lebih lanjut, seraya menambahkan bahwa Erdogan akan membahas masalah tersebut setelah rapat kabinet pada hari Senin (26/4).[IT/r] 
Artikel Terkait
Comment