0
Monday 7 June 2021 - 23:17
Iran dan Perjuangan Palestina:

Jubir Menlu Iran: Dunia Tidak Akan Pernah Melupakan Rekor Kekejaman 'Israel', Penjahat Harus Bertanggung Jawab

Story Code : 936790
Israel victim.jpg
Israel victim.jpg
"Bahkan dalam perjalanannya, Netanyahu secara patologis bersikeras akan memenuhi kuota darah #Palestina yang tidak bersalah," kata Khatibzadeh dalam tweet hari Minggu (6/6) yang secara jelas merujuk pada keputusan Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu untuk menggulingkannya setelah 12 tahun berkuasa setelah baru-baru ini. Perang Zionis melawan Jalur Gaza yang diblokade.

“Waktunya akan tiba bagi para penjahat untuk dimintai pertanggungjawaban. Dunia tidak akan pernah melupakan rekor rezim Zionis 'Israel'," tambah Khatibzadeh dalam tweet-nya.

Dia juga menunjuk negara-negara yang mendukung 'Israel' dalam serangan kriminal baru-baru ini terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dengan menutup mata terhadap penderitaan perempuan dan anak-anak Palestina di bawah serangan udara 'Israel', terutama Amerika Serikat dan sejumlah negara. negara-negara Eropa.

“Memalukan mereka yang secara efektif membantu dan mendukung kejahatan ‘Israel’,” kata Khatibzadeh.

Rezim pendudukan Zionis terlibat dalam konfrontasi militer asimetris dengan kelompok perlawanan Palestina di Gaza, dimulai pada 10 Mei sampai gencatan senjata mulai berlaku pada 21 Mei, menewaskan sedikitnya 260 warga Palestina. Serangan udara Tel Aviv juga membawa kehancuran yang meluas ke wilayah yang sudah miskin itu.

Perang dimulai setelah rezim di Tel Aviv meningkatkan tindakan kekerasannya terhadap warga Palestina di Tepi Barat, termasuk di kompleks masjid al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah, di mana pasukan pendudukan meningkatkan gerakan untuk memaksa keluarga Palestina keluar dari rumah mereka untuk menggantikan mereka dengan pemukim Zionis.

Rezim melanjutkan tindakan kekerasannya terhadap Palestina meskipun ada gencatan senjata. [IT/r]
Artikel Terkait
Comment