0
Saturday 6 August 2022 - 14:41
Rusia dan Gejolak Suriah:

Moskow: Pasukan Kedirgantaraan Rusia Memusnahkan Militan yang Dilatih AS di Suriah

Story Code : 1007887
Related File“Pada 4 Agustus, setelah operasi investigasi, para pejuang Rusia melenyapkan kelompok teroris yang disebut Brigade Shuhada' al-Qaryatayn yang bersembunyi di sarang yang telah disiapkan di gurun al-Badia Suriah,” kata Kementerian dalam sebuah pernyataan. dikutip oleh kantor berita resmi Suriah SANA pada hari Jumat (5/8).

Kementerian menambahkan bahwa kelompok teroris itu ditempatkan di daerah al-Tanf, yang diduduki oleh pasukan pendudukan AS, dan mereka dilatih di sana oleh pasukan pendudukan yang memasok mereka dengan senjata.

Kementerian Pertahanan Rusia menekankan bahwa kelompok teror itu melakukan pembunuhan teroris di wilayah Badia terhadap warga sipil.

Suriah telah dicengkeram oleh militansi yang didukung asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah mengatakan Amerika Serikat, rezim Zionis Israel, dan sekutu Barat dan regional mereka membantu kelompok teroris Takfiri yang menyebarkan ketidakamanan di negara itu.

Militer AS telah menempatkan pasukan dan peralatan di Suriah timur dan timur laut, dengan Pentagon mengklaim bahwa pengerahan itu bertujuan untuk mencegah ladang minyak di daerah itu agar tidak jatuh ke tangan teroris Daesh.

Damaskus, bagaimanapun, mengatakan penyebaran yang melanggar hukum dimaksudkan untuk menjarah sumber daya negara.

Mantan presiden AS Donald Trump mengakui pada beberapa kesempatan bahwa pasukan Amerika berada di Suriah untuk minyaknya.

Setelah gagal menggulingkan pemerintah Suriah dengan bantuan proxy dan keterlibatan langsung dalam konflik, pemerintah AS kini telah meningkatkan perang ekonomi di negara Arab.

Akhir bulan lalu, sebuah pangkalan militer AS di provinsi Hasakah di timur laut Suriah dilanda serangkaian ledakan besar.

Kantor berita pemerintah Rusia Sputnik, mengutip sumber-sumber lokal, melaporkan pada 27 Juli bahwa suara beberapa ledakan keras telah terdengar di pinggiran utara dan barat kota kaya minyak al-Shaddadi, di mana salah satu pangkalan Amerika terbesar di Provinsi Hasakah berada.

Helikopter milik pasukan Amerika terbang di atas langit daerah itu saat ledakan terjadi, sementara pasukan AS menembakkan pistol suar ke udara, kata Sputnik.

Kantor berita Rusia lebih lanjut mengatakan bahwa ada laporan tentang serangan roket di pangkalan Amerika, menambahkan bahwa dua konvoi militer AS, yang membawa peralatan militer dan kendaraan lapis baja, telah dikirim ke pangkalan sebelum serangan itu.

Pangkalan AS di al-Shaddadi juga menjadi sasaran dengan dua rudal beberapa bulan lalu.[IT/r]
Comment


Berita Terkait