0
Sunday 7 March 2021 - 22:52
Rusia dan Gejolak Suriah:

'Serangan Rudal Rusia dan Suriah Menargetkan Teroris yang Menyelundupkan Minyak ke Turki'

Story Code : 920192
Related FileSumber lokal, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan serangkaian serangan diluncurkan dari kapal perang Rusia dan oleh pasukan pemerintah Suriah di kilang minyak lokal dekat kota al-Bab dan Jarablus pada hari Jumat (5/3), yang memicu kebakaran besar.
 
Sumber menambahkan bahwa serangan rudal terjadi ketika teroris Takfiri yang didukung Turki mencoba menyelundupkan ratusan truk yang memuat minyak melintasi perbatasan Suriah-Turki.
 
Api menyebar ke sekitar 400 tanker minyak, menurut sumber tersebut.
 
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan pada hari Sabtu (6/3) bahwa pihaknya telah "mendokumentasikan kematian empat orang, sementara 24 lainnya menderita berbagai luka dan luka bakar" dalam serangan rudal itu.
 
Kantor berita resmi Turki Anadolu melaporkan bahwa 18 orang terluka dalam serangan itu.
 
Sumber yang tidak disebutkan namanya dari Tentara Nasional Suriah yang didukung Turki juga mengatakan serangan rudal di Suriah utara telah menewaskan satu orang dan melukai setidaknya sebelas lainnya.
 
Instalasi minyak di bagian Aleppo yang dikendalikan Turki telah diserang dalam beberapa bulan terakhir.
 
Kembali pada 10 Januari, drone tak dikenal menghantam kilang minyak di daerah Aleppo yang dikuasai Turki, menyebabkan kebakaran besar.
 
Yang disebut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pada saat itu instalasi energi diserang di dekat desa Tarhin di pedesaan kota al-Bab.
 
Pemerintah Turki telah mendukung teroris Takfiri sejak mereka dikerahkan ke timur laut Suriah pada Oktober 2019, ketika militer Turki melancarkan invasi lintas batas dalam upaya untuk mendorong militan dari Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) menjauh dari daerah perbatasan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment


Berita Terkait