0
Sunday 11 August 2019 - 11:40
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Bentrokan Baru Meletus antara Militan di Aden Yaman

Story Code : 810022
UAE-backed separatists stop cars on a street in Aden, Yemen.jpg
UAE-backed separatists stop cars on a street in Aden, Yemen.jpg
Penduduk Aden mengatakan, bentrokan kembali terjadi Sabtu (10/8) dini hari antara separatis selatan dan gerilyawan yang didukung Saudi yang setia kepada mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi.

Pertempuran itu, tambah mereka, berpusat di istana presiden yang serba kosong dan di lingkungan tempat tinggal menteri dalam negeri Ahmed al-Mayssari.

Menteri, bagaimanapun, telah meninggalkan rumahnya selama jeda pertempuran pada malam sebelumnya, sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters.

Pertempuran hari Sabtu (10/8) menandai hari keempat berturut-turut pertikaian antar militan di Aden, pintu gerbang untuk pasokan komersial dan bantuan.

Setidaknya delapan warga sipil tewas selama konfrontasi hari Jumat (9/8), menurut sumber medis.

Dewan Pengungsi Norwegia (NRC), sebuah LSM kemanusiaan, memperingatkan bahwa warga sipil telah terperangkap di rumah mereka dengan persediaan makanan dan air yang terus berkurang.

"Telah terjadi penembakan yang terus menerus dan berat. Kami masih mendengar bentrokan di lingkungan saya," kata Amgad, seorang anggota staf NRC. "Tidak ada cara untuk keluar dari kota. Jalan ditutup dan tidak aman. Orang-orang takut. Kami berharap ini akan segera berakhir. "

Juga pada hari Sabtu (10/8), Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyuarakan keprihatinan tentang bentrokan kekerasan Aden.

Dalam sebuah pernyataan, dia mendesak pihak-pihak yang berseteru untuk menghentikan permusuhan dan "terlibat dalam dialog inklusif untuk menyelesaikan perbedaan-perbedaan mereka dan mengatasi keprihatinan sah semua rakyat Yaman."

Bentrokan Aden pecah pada hari Rabu (7/8) setelah separatis selatan menuduh partai politik yang bersekutu dengan Hadi terlibat dalam serangan rudal pembalasan pekan lalu oleh gerakan Yaman Houthi Ansarullah pada parade militer.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment