0
Saturday 9 November 2019 - 16:41
AS vs Iran:

AS Melanjutkan Kampanye Anti-Iran, Mengecam Tehran karena Menolak Masuknya Inspektur IAEA

Story Code : 826440
Mike Pompeo. US Secretary of State..jpg
Mike Pompeo. US Secretary of State..jpg
Iran mengatakan pihaknya menghentikan seorang inspektur IAEA untuk mendapatkan akses ke fasilitas pengayaan uranium utamanya di Natanz, dengan mengatakan dia dites positif untuk jejak bahan peledak.

Utusan Tehran untuk pengawas nuklir PBB Kazem Gharibabadi mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis (7/11) bahwa, setelah pergi ke toilet sambil menunggu pencarian lebih lanjut, inspektur tidak lagi menunjukkan jejak positif, yang mendorong penyelidikan lebih lanjut.

Iran juga membagikan memo kepada negara-negara anggota IAEA yang menjelaskan secara rinci kejadian yang katanya dimulai sekitar pukul 11 ​​pagi pada tanggal 28 Oktober, termasuk bahwa inspektur "menyelinap keluar untuk pergi ke WC" dan bahwa "sinyal yang mengkhawatirkan" ditemukan di mangkuk toilet dan bagian dari pipa keluar, yang dibongkar untuk diperiksa.

Inspektur diizinkan meninggalkan Iran pada 30 Oktober, memo itu diperoleh oleh Reuters.
 
Tehran juga mengatakan telah membatalkan akreditasi inspektur setelah insiden itu.

Mengomentari insiden itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Jumat (8/11) mengecam perlakuan Tehran terhadap seorang inspektur sebagai "tindakan intimidasi yang keterlaluan dan tidak beralasan."

"Amerika Serikat sepenuhnya mendukung kegiatan pemantauan dan verifikasi IAEA di Iran, dan kami khawatir akan kurangnya kerja sama yang memadai di Iran," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

“Pengawas IAEA harus diizinkan untuk melakukan pekerjaan kritis mereka tanpa hambatan. Kami menyerukan Iran untuk segera menyelesaikan semua masalah terbuka dengan IAEA dan untuk memberikan hak dan kekebalan kepada lembaga pemeriksa yang menjadi hak mereka. "
Jackie Wolcott, perwakilan AS untuk IAEA, pada hari Kamis (7/11) juga menyebut penolakan inspektur itu sebagai "provokasi yang keterlaluan."

"Semua anggota dewan perlu memperjelas sekarang dan ke depan bahwa tindakan seperti itu sepenuhnya tidak dapat diterima, tidak akan ditoleransi, dan harus memiliki konsekuensi," kata Wolcott dalam sambutan yang dirilis kepada wartawan.

"Jika rezim Iran berpikir itu dapat menguji tekad komunitas internasional tentang masalah ini, maka kami jamin Amerika Serikat tidak akan goyah."[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment