0
Sunday 10 November 2019 - 12:28
Iran dan Regional:

Panglima Angkatan Darat Iran: Drone yang Dirusak Dijatuhkan dengan Sistem Lokal

Story Code : 826576
Major General Abdolrahim Mousavi- Iran’s Army Commander.jpg
Major General Abdolrahim Mousavi- Iran’s Army Commander.jpg
Berbicara kepada wartawan pada hari Sabtu (9/11), Mayor Jenderal Mousavi mengatakan pesawat yang mengganggu yang dijatuhkan Pertahanan Udara Angkatan Darat pada hari Jumat ditembak dengan sistem rudal pertahanan udara "Mersad".

Puing-puing pesawat yang mengganggu yang jatuh di kota pelabuhan barat daya Mahshahr belum sepenuhnya terkumpulkan, tambah jenderal itu.

Dia juga mencatat bahwa karena puing-puing belum ditemukan, Angkatan Darat tidak dapat menentukan lokasi keberangkatan dan tujuan misi pesawat  nir awak itu dengan pasti.

"Apa yang menjadi pasti untuk saat ini adalah bahwa drone (pengganggu) itu terbang pada ketinggian rendah dan menjadi sasaran oleh sistem adat Mersad," kata komandan tertinggi tersebut.

Dia juga menyoroti fitur-fitur pembeda dari Mersad, mengatakan itu dapat mendeteksi dan mencapai target yang sangat kecil.

Pada Juni, Iran menembak jatuh pesawat mata-mata AS yang canggih, yang dikatakan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) terbang di atas bagian selatan negara itu.

IRGC mengatakan bahwa pesawat mata-mata AS telah melanggar wilayah udara teritorial Iran pada jam-jam awal 20 Juni dan langsung ditembak jatuh oleh unit pertahanan udara IRGC Aerospace Force di dekat wilayah Kooh-e-Mobarak di provinsi selatan Hormozgan.

Drone yang mengganggu itu dilaporkan ditembak oleh sistem rudal pertahanan udara Iran "Khordad-3".[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment