0
Thursday 5 December 2019 - 08:02

AS Embargo Perusahaan Farmasi dan Hentikan Penjualan Obat-obatan ke Iran

Story Code : 830851
Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki
Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki
Namaki membuat pernyataan itu dalam sebuah wawancara dengan Iran Press di sela-sela sesi kabinet mingguan pada Rabu, 04/12/19.

"Mereka telah memberikan tekanan pada semua transaksi keuangan kami mengenai obat-obatan obat dan memberikan tekanan pada semua perusahaan farmasi untuk menghentikan penjualan obat-obatan kepada kami," katanya.

Pejabat di Washington berulang kali menyatakan mereka tidak akan menghentikan penjualan obat-obatan dan makanan ke Iran, tetapi mereka telah berbohong, dan aliran obat-obatan vital telah dihentikan, jelas menteri.

Saeed Namaki lebih lanjut mengatakan kesehatan rakyat seharusnya tidak menjadi subjek politik.

"Kami membeli obat-obatan dengan berbagai cara tidak resmi dan melalui broker, tentu saja, obat-obatan yang kami beli adalah asli, tetapi dengan sumber daya yang sangat terbatas dan mahal, kami tidak pernah membebankan biaya ini pada orang-orang kami."

"Kami meminta Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom, untuk campur tangan sehingga suara orang-orang tertindas kami didengar dan penindasan Amerika terhadap Iran diungkapkan", pintanya.

Menteri menegaskan, kesehatan rakyat tidak harus menjadi subjek politik.

"Kami berharap, tekanan dicabut pada rakyat Iran, sebuah negara yang telah memenuhi semua kewajibannya," tambahnya. [IT/MT]



 
Artikel Terkait
Comment