0
Wednesday 15 January 2020 - 15:50
EU - AS:

Kebijakan ‘Iran’ Trump Dikritik di Parlemen Uni Eropa

Story Code : 838618
European Parliament.jpg
European Parliament.jpg
Beberapa legislator UE yang mendukung pembunuhan Soleimani ditantang.

Ketika kritik terhadap kebijakan anti-Iran Washington berlanjut, keberhasilan Soleimani dalam memerangi terorisme menjadi sorotan.

Keputusan Jerman, Prancis, dan Inggris untuk memicu apa yang disebut mekanisme perselisihan kesepakatan Iran telah dikritik oleh Tehran dan Moskow. Pada akhirnya bisa mengakibatkan sanksi PBB diberlakukan kembali pada Republik Islam.

Langkah Donald Trump untuk menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran pada 2018 adalah akar penyebab semua ketegangan ini, menurut banyak analis keamanan. Oleh karena itu, mereka menyarankan, sehubungan dengan mekanisme perselisihan kesepakatan nuklir, UE harus memberikan tekanan pada Washington, bukan Tehran.

Saran oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk menggantikan kesepakatan nuklir Iran dengan kesepakatan Trump telah ditolak oleh beberapa anggota parlemen Uni Eropa.

Alasan Timur Tengah dalam kekacauan seperti ini adalah karena campur tangan asing, menurut para ahli yang telah kami ajak bicara.

Sementara itu, koordinator resmi kesepakatan nuklir Iran yang tampaknya memudar, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell, menegaskan mekanisme perselisihan bukan tentang memaksakan kembali sanksi terhadap Tehran. Ini tentang menemukan solusi, katanya.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment