0
Friday 20 March 2020 - 09:15
Saudi Arabia dan Coronavirus:

Arab Saudi Melarang Sholat di luar Masjid Al Haram karena Coronavirus

Story Code : 851460
Labourers wearing masks clean the floor of the Grand Mosque in Saudi Arabia..jpg
Labourers wearing masks clean the floor of the Grand Mosque in Saudi Arabia..jpg
Dalam sebuah dekrit yang dikeluarkan Kamis (19/3), Kerajaan itu mengatakan seluruh sholat lima waktu serta sholat Jumat setiap minggu dilakukan di daerah ramai yang berdekatan dengan dua masjid suci di Mekah dan Madinah akan ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Pihak berwenang mengatakan tindakan itu, yang dilakukan setelah larangan sholat Selasa di masjid-masjid lain, dimaksudkan untuk membatasi penyebaran virus corona.

Sebanyak 274 orang telah dites positif untuk virus di Arab Saudi, meskipun pihak berwenang percaya jumlah infeksi dapat meningkat dengan cepat dengan 36 kasus baru diidentifikasi pada hari Kamis (19/3). Sejauh ini, tidak ada kematian yang dilaporkan di sana.

Pemerintah juga mengumumkan pada hari sebelumnya bahwa mereka telah membatalkan "Musim Jeddah," sebuah acara hiburan selama seminggu yang dijadwalkan untuk Juni dan Juli yang biasanya untuk menggambarkan citra modern dari negara yang tertutup itu.

Raja Salman dari Arab Saudi, seorang raja tua yang jarang terlihat di acara-acara publik, juga berbicara kepada negara itu pada hari Kamis untuk mengungkapkan keprihatinannya tentang penyebaran virus corona.

"Kami hidup melalui masa yang sulit dalam sejarah dunia, tetapi kami sepenuhnya sadar bahwa itu akan berlalu meskipun ada kekejaman, kepahitan dan kesulitan," kata Raja Salman di TV pemerintah sambil mendesak masyarakat untuk mematuhi arahan resmi.

Penyebaran virus di Arab Saudi dapat menimbulkan kerugian besar pada ekonomi negara karena bergantung pada ziarah ke situs suci sebagai sumber utama pendapatan.

Kerajaan itu telah kehilangan miliaran dolar karena jatuhnya harga minyak global yang tajam di tengah percekcokan dengan produsen minyak mentah saingannya Rusia dan permintaan yang lebih rendah di pasar sebagai akibat dari wabah koronavirus.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment