0
Friday 16 October 2020 - 03:20

Iran Menyebut Unilateralisme AS Sebagai Ancaman Nyata Bagi Hak Asasi Manusia

Story Code : 892295
Iran Menyebut Unilateralisme AS Sebagai Ancaman Nyata Bagi Hak Asasi Manusia

TEHRAN, 15 Oktober (MNA) - Menyebut unilateralisme AS sebagai ancaman nyata bagi hak asasi manusia di dunia, perwakilan Iran di Komite Ketiga Majelis Umum PBB mengkritik badan hak asasi manusia terkait sanksi AS.

“Meningkatnya unilateralisme menjadi ancaman global yang nyata bagi perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia,” kata Mohammad Zareian, Rabu, dalam rapat online yang juga dihadiri Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet.

"Dampak dan ruang lingkup dari tindakan koersif sepihak yang melanggar hukum yang dikenakan pada rakyat Iran telah diperburuk bahkan selama pandemi," tambahnya.

"Pemerintah AS telah menargetkan sesama warga negara, khususnya yang paling rentan di antara mereka, termasuk wanita, anak-anak, orang tua dan mereka yang membutuhkan perawatan medis. Ini tidak lain adalah tindakan terorisme ekonomi," tandasnya.

"Delegasi saya menegaskan kembali kekecewaannya karena setiap aspek hak asasi manusia dari puluhan juta orang di seluruh dunia tunduk pada tindakan paksaan sepihak, perhatian yang diperlukan belum diberikan pada kejahatan ini dan pelanggaran massal genosida terhadap hak asasi manusia, kata Zareian.

Dia menambahkan, "Adakah cara agar para korban yang tidak bersalah dari tindakan pemaksaan sepihak didengar, dan penderitaan mereka diperbaiki dan diberi kompensasi?"(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment