0
Wednesday 17 February 2021 - 12:35
AS dan Gejolak Irak:

Serangan Roket Erbil di Tewaskan Kontraktor Militer AS

Story Code : 916725
Al-Tahriri military base in Iraq
Al-Tahriri military base in Iraq's Erbil.jpg
Beberapa roket lainnya mendarat di daerah pemukiman kota, ibu kota Wilayah Kurdistan Irak, termasuk satu yang dekat dengan Konsulat China.
 
Kolonel Wayne Marotto, juru bicara koalisi pimpinan AS di Irak, mengatakan, "Ada satu kontraktor sipil tewas, lima kontraktor sipil terluka dan satu anggota layanan AS terluka" dalam "tembakan tidak langsung" Senin (15/2) malam.
 
Mantan perdana menteri Irak dan pejabat senior Kurdi Hoshyar Zebari mengatakan "lima roket Katyusha" menghantam kota Erbil dan beberapa fasilitas diplomatik serta kawasan pemukiman.
 
Bandara dilaporkan ditutup dan penerbangan dihentikan karena masalah keamanan.
 
Sebuah kelompok militan baru yang menamakan dirinya "Saraya Awliya al-Dam" telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket tersebut, Press TV melaporkan.
 
Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh Saberin News, saluran Telegram yang dekat dengan kelompok itu, kelompok itu mengatakan melakukan "operasi yang sukses" pada pukul 21:15 melawan penjajah Amerika di bagian utara Irak.
 
Kelompok tersebut mengklaim bahwa mereka menembakkan 24 roket dari daerah yang berjarak 7 kilometer dari pangkalan militer Al-Tahrir yang diduduki AS, yang semuanya mencapai sasaran mereka karena pertahanan udara koalisi gagal mencegat roket tersebut.
 
Saluran Telegram juga mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa serangan roket tersebut telah merusak parah sebuah pesawat Super King Air 350 milik CIA dan menghancurkan sebuah drone MQ-1C.
 
Outlet berita lokal Rudaw mengutip pernyataan kementerian dalam negeri Pemerintah Daerah Kurdistan yang mengatakan bahwa pasukan keamanan telah melakukan penyelidikan, meminta orang-orang untuk tinggal di rumah.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment