0
Sunday 11 April 2021 - 13:33
Saudi Arabia - Palestina:

Jurnalis Mengundurkan Diri dari Televisi Milik Saudi karena Kebijakan Anti-Palestina

Story Code : 926536
Mutasim Saqf al-Hayet, Palestinian photojournalist.jpg
Mutasim Saqf al-Hayet, Palestinian photojournalist.jpg
“Karena kebijakan saluran al-Arabiya yang tidak profesional terhadap masalah Palestina, saya mengumumkan akhir dari karir saya sebagai jurnalis foto dengan al-Arabiya Palestine, yang berafiliasi dengan saluran al-Arabiya. Tuhan adalah penyedia kami dan sumber utama rezeki kami,” tulis Mutasim Saqf al-Hayet dalam sebuah posting yang diterbitkan di halaman Twitter-nya pada Sabtu (10/4) malam.
 
Pengunduran dirinya terjadi setelah laporan al-Arabiya, yang secara salah menuduh anggota Hamas yang dipenjara memukuli dan menyiksa mantan tahanan Palestina Mansour Shehatit atas dugaan perselisihan dengan pemimpin Hamas Yahya Sinwar.
 
Komite Tertinggi Tahanan Hamas dengan tegas menolak laporan itu dalam sebuah pernyataan. Hamas meminta semua pihak terkait untuk menuntut TV al-Arabiya secara legal, dan mengkriminalisasi saluran tersebut secara moral karena mengeksploitasi penderitaan mantan tahanan Palestina untuk memajukan agendanya sendiri.
 
“Al-Arabiya dan saluran yang berpikiran sama adalah stasiun mencurigakan pertama yang mendukung normalisasi [dengan Israel] daripada berfokus pada peran Pendudukan Zionis dalam pengabaian medis dari sejumlah besar tahanan Palestina, termasuk Mansour Shehatit dan martir Aziz Awizat ,” kata pernyataan itu.
 
Pejabat Israel membebaskan Shehatit, seorang penduduk kota Dura yang terletak 11 kilometer barat daya Hebron (al-Khalil) di Tepi Barat yang diduduki selatan, Kamis lalu setelah dia menghabiskan 17 tahun di penjara rezim.
 
Klub Tahanan Palestina menganggap rezim Tel Aviv bertanggung jawab penuh atas situasi mantan tahanan tersebut.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment