0
Tuesday 27 April 2021 - 18:25
Qatar - Saudi Arabia:

Emir Qatar Diundang Mengunjungi Arab Saudi

Story Code : 929526
Tamim bin Hamad Al Thani - Emir Qatar
Tamim bin Hamad Al Thani - Emir Qatar
Undangan tersebut diteruskan ke emir Qatar oleh Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, yang saat ini sedang melakukan kunjungan resmi ke Qatar, kata Al Ekhbariya pada hari Senin (26/4).

Bulan lalu, Tamim bin Hamad Al Thani mengadakan pembicaraan dengan menteri luar negeri Saudi di Qatar. Kunjungan Al Saud ke Qatar menjadi kunjungan resmi pertama sejak Arab Saudi menandatangani kesepakatan tentang normalisasi hubungan dengan Doha pada Januari 2021.

Hubungan itu terputus pada pertengahan 2017 di tengah klaim bahwa Qatar mendukung terorisme di wilayah tersebut dan tuduhan semakin dekat dengan Iran. Doha telah berulang kali menepis tuduhan tersebut.

Pada akhir Februari lalu, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani mengadakan percakapan telepon dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Pada bulan Januari, perjanjian rekonsiliasi ditandatangani dengan Qatar di KTT ke-41 Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang diselenggarakan oleh Saudi dan blokade laut, udara, dan darat selama tiga setengah tahun di Qatar dicabut.

KTT itu juga menampilkan Jared Kushner - penasihat senior mantan Presiden AS Donald Trump, yang ditugaskan untuk menengahi rekonsiliasi antara negara-negara Teluk sebelum masa jabatan Trump berakhir. Pemerintahan Trump mempertahankan hubungan yang baik dengan Qatar dan Arab Saudi, meskipun ada keretakan di antara keduanya.

Qatar telah berada di bawah blokade diplomatik dan ekonomi selama lebih dari tiga tahun. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir telah mengeluarkan 13 butir ultimatum yang mengharuskan Doha untuk menurunkan hubungan dengan Iran, menutup pangkalan militer Turki yang berbasis di Qatar, menutup jaringan televisi Al Jazira dan menghentikannya ikut campur dalam urusan rumah tangga tetangga.

Doha bersikeras bahwa ketidakpuasan para tetangga dengan keberhasilan ekonominya berada di balik kebijakan permusuhan mereka. [IT/r]
Artikel Terkait
Comment