0
Saturday 5 June 2021 - 06:36

Facebook Menangguhkan Akun Trump selama Dua Tahun

Story Code : 936365
Akun Trump(The Guardian).
Akun Trump(The Guardian).
"Mengingat beratnya keadaan yang menyebabkan penangguhan Mr Trump, kami percaya tindakannya merupakan pelanggaran berat terhadap aturan kami yang pantas mendapatkan hukuman tertinggi yang tersedia di bawah protokol penegakan baru. Kami menangguhkan akunnya selama dua tahun, efektif sejak tanggal penangguhan awal pada 7 Januari tahun ini," kata Nick Clegg, wakil presiden urusan global Facebook, dalam sebuah pernyataan, Jumat, seperti dilansir The Guardian.

Di akhir periode penangguhan, Facebook mengatakan akan bekerja samadengan para ahli untuk menilai resiko terhadap keselamatan publik yang mungkin timbullewat pemulihan akun Trump.

Clegg menulis bahwa pihaknya akan mengevaluasi faktor eksternal, termasuk contoh kekerasan, pembatasan pertemuan damai dan penanda kerusuhan lainnya. Jika resiko keselamatan publik masih tinggi maka penangguhan akan diperpanjang sembari terus mengevaluasi.

Bahkan setelah penangguhan dicabut, lanjut Clegg, seperangkat sanksi yang meningkat dengan cepat akan diterapkan jika Trump kembali melanggar kebijakan Facebook.

Keputusan Jumat itu muncul beberapa minggu setelah dewan pengawas Facebook (komite penasihat independen dari akademisi, tokoh media dan mantan politisi) merekomendasikan pada awal Mei agar akun Trump tidak diaktifkan kembali.

Trump diskors sejak Januari, menyusul serangan mematikan di Capitol yang menyaksikan gerombolan pendukung Trump menyerbu Kongres untuk membatalkan pemilihan presiden 2020. Facebook menangguhkan akun Facebook dan Instagram Trump atas postingannya yang memuji tindakan para perusuh.

Setelah kerusuhan Capitol, Trump diskors dari beberapa platform teknologi utama, termasuk Twitter, YouTube, dan Snapchat. Twitter sejak itu membuat larangannya permanen.

Mantan presiden itu menyebut keputusan Facebook sebagai "penghinaan terhadap 75 juta orang yang memecahkan rekor, ditambah banyak lainnya, yang memilih kami dalam Pemilihan Presiden 2020 yang dicurangi" dalam sebuah pernyataan.

Menanggapi penangguhan dua tahun,Trump  mengatakan dia tak akan mengundang Mark Zuckerberg untuk makan malam "lain kali saya berada di Gedung Putih".

Tapi Trump tidak mengatakan apakah dia berpikir akan kembali ke Gedung Putih karena diangkat lagi menjadi presiden atau dia akan mencalonkan diri lagi sebagai nominasi Partai Republik dan kemudian mengalahkan Biden atau Demokrat lainnya.[IT/AR]
Artikel Terkait
Comment