0
Friday 8 March 2024 - 10:52
Pakistan - Iran:

Pakistan: Tidak Ada Dasar bagi AS untuk Menolak Proyek Pipa Gas dengan Iran

Story Code : 1121129
Mumtaz Zahra Baloch, Pakistani foreign ministry spokesperson
Mumtaz Zahra Baloch, Pakistani foreign ministry spokesperson
Akhir bulan lalu, Muhammad Ali, menteri energi sementara Pakistan, mengatakan pekerjaan pada pipa sepanjang 80 kilometer (49 mil) yang terletak di wilayah Pakistan akan dilakukan. Washington menentang proyek tersebut, dengan mengatakan bahwa proyek tersebut dapat melanggar sanksi ilegal yang telah dijatuhkan terhadap Tehran.

Pada hari Kamis (7/2), Mumtaz Zahra Baloch, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, ditanyai dalam konferensi pers apakah Islamabad telah menghubungi Washington mengenai keputusan untuk mulai membangun pipa tersebut.

“Kabinet Pakistan memutuskan, beberapa hari yang lalu, untuk mulai mengerjakan pipa Pakistan-Iran sepanjang 80 kilometer, dan ini adalah awal dari pembangunan pipa tersebut dan ini sesuai dengan komitmen kami terhadap pipa Iran-Pakistan,” Baloch berkata sebagai tanggapan.

“Dan karena pipa ini dibangun di dalam wilayah Pakistan, kami yakin tidak ada ruang untuk keberatan dari pihak ketiga mana pun pada saat ini,” tambahnya.

Proyek yang diluncurkan pada tahun 2013 ini mengharuskan Pakistan menyelesaikan pembangunan pipa di wilayahnya pada akhir tahun 2014.

Namun pekerjaan tersebut terhenti, sehingga membuat marah Tehran, yang mengatakan pihaknya telah menginvestasikan $2 miliar untuk pembangunan pipa di sisi perbatasannya.

Pakistan kemungkinan akan menghadapi denda sebesar $18 miliar jika mengakhiri perjanjian pipa gas.[IT/r]
Comment