0
Thursday 30 May 2019 - 17:56
Bahrain dan Hari al Quds Internasional:

Ulama Bahrain untuk Hari Al-Quds: Kaum Muda Harus Sepenuhnya Siap untuk Pembebasan Palestina

Story Code : 797065
Bahrain Scholars.jpg
Bahrain Scholars.jpg
“Pemimpin orang-orang yang tertindas, Imam Khomeini, telah menetapkan hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai hari kebebasan dari tirani dan penindasan, hari pemberontakan melawan Setan dan orang-orang korup. Hari Al-Quds adalah hari untuk semua Muslim. Namun, ini adalah hari untuk semua orang yang tertindas (di seluruh dunia),” kata para ulama dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (29/5).

Mereka meminta umat Islam dan khususnya warga Bahrain untuk ikut serta dalam aksi unjuk rasa Hari Quds.

“Hari Quds tahun ini berbeda. Kemungkinan pembebasan Palestina meningkat. Dan dengan ini, kami menyerukan pemuda bangsa kita dan khususnya pemuda Bahrain untuk sepenuhnya siap untuk pembebasan Palestina. "

Pernyataan itu mendesak warga Bahrain untuk mengambil bagian dalam apa yang mereka sebut "Friday of Challenge", yang menentang entitas Zionis, dan para kolaboratornya dalam upaya untuk menghadapi konspirasi dan apa yang disebut "kesepakatan abad ini".

Sementara itu para ulama mengecam tuan rumah konferensi Bahrain yang akan menyaksikan pengumuman rencana ekonomi Presiden AS Donald Trump yang disebut 'kesepakatan abad ini'.

"Itu 'kesepakatan yang memalukan' ... mereka ingin menodai tanah Bahrain dengan menjadi tuan rumah konferensi tersebut," kata pernyataan itu.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment