0
Thursday 11 July 2019 - 15:30

Menlu Iran: AS Alami Kekalahan Politik di Pertemuan Darurat IAEA

Story Code : 804445
Menlu Iran
Menlu Iran
Pada Rabu, 10/07/19, Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) atas permintaan Washington mengadakan pertemuan darurat di Wina Austria, membahas Verifikasi dan Pemantauan di Republik Islam Iran dalam TLight of the United Nations Security Council Resolution 2231 (2015), demikian IRNA melaporkan.

Duta Besar Iran dan Perwakilan Tetap untuk Organisasi Internasional (PBB) di Wina Kazem Gharibabadi pada Kamis, 11/07/19, mengatakan, pertemuan hari Rabu di ibukota Austria tidak memberikan hasil bagi AS karena negara-negara yang berpartisipasi mengutuk unilateralisme Washington.

Seperti kata menteri luar negeri Iran, AS telah terisolasi di arena politik di seluruh dunia.

Para pejabat AS berpikir sia-sia bahwa mereka dapat mengutuk Iran dengan mengadakan sesi darurat IAEA, kata Zarif pada pertemuan yang diadakan di Tehran dengan partisipasi gubernur dari seluruh negara.

Mereka sia-sia berpikir bahwa mereka dapat menghancurkan negara Iran dengan menjatuhkan sanksi ekonomi, kata menteri luar negeri.

Presiden AS Donald Trump memberlakukan kembali sanksi sepihak terhadap Tehran pada 5 November 2018, dan memberlakukan saat ia mengklaim "tingkat tertinggi" larangan ekonomi di Republik Islam Iran.

Menanggapi tindakan sepihak AS dan penarikan ilegal Mei 2018 dari perjanjian nuklir Juli 2015 antara Iran dan kekuatan dunia, Tehran memang mengurangi komitmennya berdasarkan kesepakatan internasional, atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

JCPOA Pasal 36, di bawah Mekanisme Penyelesaian Sengketa, mengatakan, "Jika Iran percaya bahwa salah satu atau semua E3 / EU + 3 tidak memenuhi komitmen mereka berdasarkan JCPOA ini, Iran dapat merujuk masalah tersebut ke Komisi Bersama untuk penyelesaian." [IT]
Artikel Terkait
Comment