0
Monday 12 August 2019 - 11:24
Palestina vs Zionis Israel:

Hamas dan Jihad Islam Mengatakan Al-Aqsa Garis Merah, Seruan untuk Meningkatkan Intifadah

Story Code : 810158
Hamas and Islamic Jihad.jpg
Hamas and Islamic Jihad.jpg
Pernyataan Hamas dan Jihad Islam itu disampaikan ketika para pemukim Zionis, yang didukung oleh pasukan pendudukan Zionis Israel, melakukan tindakan brutal terhadap para jamaah Palestina di tempat suci tersebut pada hari Minggu (11/8) sebelumnya.

"Al-Aqsa adalah garis merah dan warga kami tidak akan ketinggalan untuk mempertahankannya," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.

"Kegilaan pemerintah pendudukan dan ekstremis Zionis lainnya akan medapatkan konsekuensi berbahaya pada mereka," gerakan perlawanan Palestina memperingatkan, menekankan bahwa pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas serangan semacam itu.

Hamas, sementara itu, memuji jamaah Palestina yang mengorbankan diri dalam membela Masjid Al-Aqsa.

Jihad Islam pada bagiannya, menyerukan peningkatan Intifadah (pemberontakan) terhadap pendudukan Zionis Israel, menekankan bahwa perlawanan adalah "satu-satunya jalan untuk menanggapi hegemoni dan teror Zionis Israel."

Dalam sebuah pernyataan, Jihad Islam menyerukan kepada faksi-faksi Palestina lainnya untuk mengadakan pertemuan darurat guna menetapkan strategi yang bertujuan menghadapi serangan Zionis Israel.

"Pendudukan Zionis Israel memikul tanggung jawab penuh atas dampak agresi dan kejahatannya terhadap rakyat kami," kata gerakan perlawanan itu dalam pernyataan itu, menekankan bahwa rakyat Palestina akan mempertahankan tanah dan situs-situs sucinya.

Lusinan warga Palestina terluka ketika IOF menyerang Masjid Al-Aqsa pada hari Minggu, termasuk Grand Al-Quds Mufti Sheikh Muhammad Hussein dan mantan menteri Adnan Al-Hasani.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment