0
Wednesday 18 September 2019 - 11:42
Saudi Arabia - China:

Saudi Aramco Akan Menunda Beberapa Muatan Minyak Oktober PetroChina setelah Serangan

Story Code : 816797
Saudi Aramco oil facilities.jpg
Saudi Aramco oil facilities.jpg
Namun, Aramco, perusahaan minyak negara Arab Saudi, masih akan memasok nilai dan volume yang sama dengan yang diminta untuk nominasi Oktober, kata sumber itu.

Serangan akhir pekan pada fasilitas pemrosesan minyak di Abqaiq dan Khura membuat separuh dari output minyak dari eksportir utama dunia, membuat konsumen di Asia mencari alternatif.
 
Pengembalian ke produksi normal bisa memakan waktu berbulan-bulan, kantor berita Reuters melaporkan.

Pabrik penyulingan China juga diberitahu bahwa beberapa kargo minyak mentah ringan muatan September akan ditukar ke tingkat yang lebih berat tanpa penundaan atau perubahan volume, kata sumber itu.

"(Tanggal pemuatan dan volume) kargo September terlalu cepat untuk diubah, karena Aramco mungkin masih menilai kerusakan pada fasilitasnya," kata sumber itu dengan syarat anonim karena ia berwenang berbicara kepada media.

Pabrik pengolahan Abqaiq memproses minyak mentah dari ladang Ghawar, Shaybah, dan Khurais yang menghasilkan kadar minyak mentah Arab Light atau Arab Extra Light.

PetroChina adalah salah satu perusahaan penyulingan Cina milik pemerintah yang membeli minyak Saudi berdasarkan perjanjian jangka panjang.

China adalah pelanggan minyak terbesar Saudi, mengambil seperempat dari ekspor kerajaan, dengan China Petroleum and Chemical Corp, atau Sinopec Corp, sebagai pembeli dominan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment