0
Tuesday 12 May 2020 - 19:37
Rusia, Turki dan Gejolak Suriah:

MoD: Rusia dan Turki Melakukan Patroli Bersama di Idlib Suriah

Story Code : 862256
Russian and Turkish military  conducted the tenth joint patrol.png
Russian and Turkish military conducted the tenth joint patrol.png
"Patroli kesepuluh gabungan Rusia-Turki dari bagian jalan raya M4 di zona de-eskalasi Idlib yang menghubungkan kota Aleppo dan Latakia terjadi pada 12 Mei 2020,” kata pernyataan itu.

Menurut pernyataan itu, tujuh kendaraan Rusia berpartisipasi dalam patroli bersama, yang juga diawasi oleh drone Angkatan Udara Rusia dari udara.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengkonfirmasikan pada 5 Maret tentang komitmen mereka terhadap format Astana di Suriah, mengumumkan gencatan senjata di zona eskalasi Idlib dan menyepakati patroli bersama dari jalan raya M4 yang strategis dan penting, yang menghubungkan Aleppo dan Latakia.

Patroli gabungan Rusia-Turki pertama terjadi pada 15 Maret. Patroli bersama lainnya di sepanjang jalan raya M4 dilakukan pada 23 Maret, 8 April, 15 April, 21 April, 28 April, 30 April, 5 Mei, dan 7 Mei.
Insinyur militer Suriah telah menyebar 29 perangkat peledak di 1,5 hektar (3,7 hektar) selama 24 jam terakhir, tambah Kementerian Pertahanan Rusia.

“Unit-unit teknik angkatan bersenjata Republik Arab Suriah melakukan tugas pembersihan ranjau di Arbil, Duma, Mazraat Mahmud dan Hawsh al-Farah (provinsi Damaskus), Jasim, Anhul, Syams Kafr dan Al Harah (provinsi Daraa) selama 24 jam terakhir.
 
[Total] 1,5 hektar telah dibersihkan, 29 benda peledak ditemukan dan dihancurkan,”kata kementerian itu dalam buletin hariannya. Buletin itu menambahkan bahwa tidak ada pengungsi yang kembali ke Suriah dari negara tetangga Libanon dan Yordania selama beberapa hari terakhir karena coronavirus pandemi yang telah mempengaruhi ketiga negara dan menyebabkan pihak berwenang menutup perbatasan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment