0
Saturday 27 February 2021 - 06:53

Pemerintah Saudi Menangkap Saudara Syeikh Nimr

Story Code : 918566
Saudaralaki-laki almarhum Syeikh Nimr (Tasnim News).
Saudaralaki-laki almarhum Syeikh Nimr (Tasnim News).
Pasukan pemerintah juga menangkap ayah Ali al-Nimr, seorang pengunjuk rasa yang ditangkap sejak 2012 dan dijatuhi hukuman mati meski masih di bawah umur.

Hukuman mati Ali al-Nimr diubah awal bulan ini menjadi 10 tahun penjara karena protes internasional kelompok hak asasi manusia.

Taha al-Hajji, pengacara keluarga Nimr, mengatakan Mohammed Baqir al-Nimr ditangkap pada hari Rabu setelah penggerebekan di rumahnya di Awamiyah, sebuah kota yang terletak di wilayah Al-Qatif, Provinsi Timur Arab Saudi.

Belum ada penjelasan rezim Saudi atas penggerebekan tersebut. Pengacara mengatakan peralatan elektronik juga disita, tetapi tidak ada orang lain dari rumah yang ditangkap.

"Sejauh ini tidak ada yang tahu alasan penangkapan itu. Biasanya aparat keamanan memang tidak mengatakan," ujarnya.

Hajji mencatat bahwa Mohammed Baqir al-Nimr adalah seorang "intelektual terkemuka" yang selalu mempertahankan wacana "moderat" terkait dengan pemerintah Saudi, bahkan setelah rezim tersebut mengeksekusi saudaranya, Sheikh Nimr, pada tahun 2016.

"Dia sudah banyak berkorban dan bersabar meskipun rasa sakit yang dideritanya selama sembilan tahun terakhir. Dia dipenjara lebih dari sekali dan ditembak," pengacara itu menjelaskan, menambahkan, "Pemerintah Saudi selalu membalas dendam pada mereka yang merusak atau mempermalu kerajaan. "

Ali al-Nimr, bersama dengan Dawood al-Marhoon dan Abdullah al-Zaher, menjalani pengurangan hukuman mati menjadi 10 tahun penjara pada awal Februari.

Nimr, Marhoon dan Zaher ditangkap pada tahun 2012 atas tuduhan terorisme dan dijatuhi hukuman mati (meski masih di bawah umur),setelah mereka ikut serta dalam protes anti-pemerintah selama pemberontakan Musim Semi Arab.[IT/AR]
Artikel Terkait
Comment