0
Wednesday 12 May 2021 - 04:34
Iran dan Perjuangan Palestina:

Imam Ali Khamenei kepada Palestina: Zionis Hanya Memahami Bahasa Kekerasan, Palestina Harus Membangun Kekuatan

Story Code : 932139
Imam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Leader of the Islamic Revolution
Imam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Leader of the Islamic Revolution
Palestina "harus meningkatkan kekuatan dan [kapasitas] perlawanan mereka untuk memaksa penjahat menyerah dan menghentikan tindakan kekerasan mereka," kata Ayatollah Khamenei dalam konferensi video melalui perwakilan kelompok mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas Iran.

"Kejahatan brutal dan kejam dari Zionis [terjadi] di depan mata orang-orang di dunia, dan semua harus menjalankan tugas mereka dengan mengutuk mereka," tegas Ayatollah Khamenei.

Agresi dan pelanggaran rezim Zionis Israel terhadap Palestina telah menyaksikan lonjakan yang mengejutkan sejak awal bulan suci puasa Ramadhan.

Sejak awal Ramadan, militer dan pemukim ilegal Zionis Israel telah melancarkan tindakan keras brutal terhadap warga Palestina di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat. Bagian terbesar dari kekerasan telah menargetkan kota suci Yerusalem al-Quds, di mana militer dan pemukim berusaha mencegah warga Palestina berkumpul dan melakukan kewajiban keagamaan mereka.


Tindakan biadab tersebut telah membuat rezim menyerang ribuan jamaah Palestina di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua al-Quds.

Juga selama Ramadan, militer menyerang lingkungan Syekh Jarrah di al-Quds, mencoba memaksa warga Palestina meninggalkan rumah mereka.

Rezim juga telah melakukan banyak serangan terhadap Jalur Gaza yang diblokade Tel Aviv, yang penduduknya telah bangkit dalam solidaritas dengan sesama warga Palestina di al-Quds.

Sambil mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas kebrutalan tersebut, imam Ali Khamenei memuji kewaspadaan, ketabahan, dan tekad bangsa Palestina untuk menghadapi kejahatan rezim.

Kelompok tersebut sejauh ini telah menembakkan ratusan roket ke wilayah pendudukan, beberapa di antaranya telah terbang hingga ke al-Quds sendiri. Tahap terakhir pembalasan menargetkan kota Ashkelon dan Ashdod di utara Jalur Gaza, menewaskan dua orang Zionis Israel dan melukai lebih dari 90 lainnya.

Ayatollah Khamenei juga membahas tragedi lain yang baru-baru ini menimpa dunia Muslim, yaitu ledakan yang menargetkan siswi sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul.

"Semoga kutukan Tuhan menimpa" mereka yang melakukan kekejaman," kata Imam Ali Khamenei, mengutuk keras insiden yang menewaskan 85 orang dan melukai hampir 150 lainnya. [IT/r]
Artikel Terkait
Comment