0
Tuesday 21 September 2021 - 09:38
Krisis HAM di Negeria:

Sheikh Zakzaky Bertemu Keluarga Martir, Korban Pembantaian Zaria

Story Code : 954907
Sheikh Ibraheem Zakzaky and martiers families
Sheikh Ibraheem Zakzaky and martiers families




Syekh Zakzaky memanfaatkan kesempatan itu dalam pertemuan dengan para tamu undangan untuk turut berbela sungkawa atas kehilangan orang yang mereka cintai. Dia mendesak mereka untuk selalu mengingat penganiayaan dan kesulitan yang menimpa Imam Hussein [as] ketika tentara Yazid yang ditakuti mengepung dan membantai mereka.

Dia menyebutkan kepada pengunjungnya bahwa tidak ada pengorbanan yang terlalu tinggi ketika datang ke jalan Allah.

Syekh Zakzaky juga meminta maaf karena harus mengundang beberapa dari mereka, alih-alih dia pergi ke rumah mereka dan berbela sungkawa bersama mereka. “Karena luka-luka yang kami derita selama serangan militer terhadap kami, kami masih membawa pecahan peluru di tubuh kami, dan tidak mungkin kami bisa bertemu dengan semua korban dan penyintas serangan brutal militer terhadap kami pada Desember 2015, " dia menambahkan.

Sementara itu, Dr. Isa Waziri Gwantu, yang kehilangan empat anaknya selama pembantaian Zaria, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Syekh karena telah mengundang keluarga untuk bertemu dengannya dalam keadaan yang sulit dan menegaskan kembali tekad mereka untuk tidak pernah meninggalkan jalan hak  yang diperjuangkan oleh Syekh.

Selain itu, Hajiya Jummai Karofi, yang juga kehilangan lima anaknya karena serangan militer terhadap gerakan Islam di Zaria, mengatakan bahwa dia ingin para pembunuh anggota keluarga mereka mengetahui bahwa apa yang mereka lakukan terhadap mereka tidak akan pernah membuat mereka takut Sheikh Zakzaky dan Gerakan Islam di Nigeria. “Faktanya kami siap membayar pengorbanan pamungkas untuk membela Islam.”

Syekh Zakzaky akhirnya berdoa kepada Allah SWT untuk memberikan keluarga para syuhada ketabahan untuk menanggung kerugian yang tidak dapat diperbaiki yang mereka derita di tangan militer.

Dia berdoa agar Allah menerima kesyahidan mereka yang dibunuh oleh militer Nigeria.[IT/r]
Artikel Terkait
Comment