0
Sunday 21 November 2021 - 23:06
Indonesia - Zionis Israel:

Prabowo Diskusi dengan Wakil Israel di Tengah Isu Normalisasi

Story Code : 964738
Prabowo Diskusi dengan Wakil Israel di Tengah Isu Normalisasi
Interaksi secara terbuka itu dianggap jarang terjadi lantaran RI dan Zionis Israel tak memiliki hubungan diplomatik. Terlebih, obrolan tersebut dilakukan di tengah isu normalisasi negara-negara Timur Tengah dengan Zionis Israel.

 Menurut foto yang dirilis AFP, pertemuan Prabowo dan Tagor terjadi di sela-sela konferensi tahunan Manama Dialogue ke-17 di ibu kota Bahrain, Manama.


Namun dikutip Times of Israel, dalam pertemuan itu tak disebutkan rincian lebih lanjut terkait pembicaraan antar keduanya.

Israel dan Indonesia diketahui tak memiliki hubungan diplomatik formal.

Para pejabat Amerika Serikat mengatakan, awal 2021 pemerintahan Trump menempatkan Indonesia dan Mauritania sebagai negara-negara muslim selanjutnya yang didorong untuk menormalisasi hubungan dengan Zionis Israel.

Namun, mereka kehabisan waktu.

Ketika itu, Indonesia mencoba meredam spekulasi dengan menyatakan dukungan kepada Palestina.
Jakarta menyatakan tak akan menormalisasi hubungan dengan Zionis Israel sampai Palestina merdeka.

Sementara itu, Bahrain secara resmi mengakui Israel pada September 2020 di bawah kesepakatan Abraham, yang dimediasi AS. Maroko dan Sudah kemudian menyusul menormalisasi hubungan dengan Tel Aviv.

Satu tahun setelahnya yakni pada September 2021, Zionis Israel membuka kantor kedutaan di Bahrain.

 Menurut situs berita Walla yang dikutip Times of Israel, dalam acara itu, Dewan Keamanan Nasional Israel, Eyal Hutan, bertemu dengan delegasi dari Bahrain, Menteri Luar Negeri dari negara-negara Teluk dan Pangeran Bahrain, Putra Mahkota Salman bin Hamad Khalifa.

Konferensi keamanan Manama digelar selama tiga hari guna membahas tantangan keamanan yang mendesak di Timur Tengah. Dalam pertemuan itu, sekitar 300 pejabat senior pemerintah dari 40 negara turut berpartisipasi.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Dahnil Anzar, via Whatsapp guna meminta konfirmasi hal tersebut. Namun, yang bersangkutan tak kunjung merespons hingga berita ini dipublikasi.

CNNIndonesia.com juga menghubungi Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah.
"Silahkan ditanyakan ke Jubir Kemhan," katanya saat dimintai konfirmasi soal pertemuan tersebut, Minggu (21/11).[IT/r/CNN]
 
 
Artikel Terkait
Comment