0
Saturday 6 April 2024 - 00:39
Zionis Israel vs Palestina:

Perlawanan Inggris Meningkat terhadap Penjualan Senjata ke 'Israel'

Story Code : 1127065
Rishi Sunak and Benjamin Netanyahu
Rishi Sunak and Benjamin Netanyahu
Bahkan cucu Winston Churchill menganjurkan agar Inggris berhenti memasok senjata ke Zionis "Israel". Hal itulah yang disampaikan oleh Joe Lauria, pemimpin redaksi media independen Consortium News.

Rekan konservatif Lord Nicholas Soames menyatakan bahwa sudah waktunya bagi Inggris untuk menghentikan pengiriman senjata ke Zionis "Israel", terutama setelah terbunuhnya tujuh pekerja bantuan internasional minggu ini.

Sentimen terhadap dukungan yang tidak perlu dipertanyakan lagi terhadap Zionis "Israel" menyebar di kalangan penguasa Inggris, dipicu oleh bocornya rekaman audio yang mengungkapkan pengabaian pemerintah terhadap nasihat hukum yang memperingatkan agar tidak memasok senjata ke Zionis "Israel" karena genosida yang sedang berlangsung.

Lebih dari 600 pengacara, akademisi, dan pensiunan hakim senior Inggris, termasuk tiga hakim Mahkamah Agung, telah mendesak Perdana Menteri Rishi Sunak untuk mengakhiri bantuan militer dan mempertimbangkan sanksi terhadap para pemimpin tinggi Zionis Israel.

Pemberontakan ini terlihat jelas di berbagai partai politik besar, dimana Partai Buruh mengalami kekacauan internal ketika walikota London dan 50 anggota parlemen dari Partai Buruh menyerukan diakhirinya persenjataan terhadap entitas yang semakin terekspos atas tindakan mereka. Mayor Sadiq Khan menekankan perlunya meminta pertanggungjawaban pemerintah Zionis Israel dan bersikeras agar penjualan senjata ke Zionis "Israel" segera dihentikan.

Perbedaan pendapat ini menyebar ke seluruh partai politik besar, termasuk Partai Demokrat Liberal, yang baru-baru ini mendesak penasihat etika nomor 10 untuk menyelidiki apakah penjualan senjata di Inggris melanggar kode menteri Inggris, dan menekankan pentingnya untuk tidak terlibat dalam pelanggaran hukum kemanusiaan internasional, seperti yang dilaporkan oleh Penjaga.

Pemimpin Partai Buruh Keir Starmer, ketika mencoba menyatukan partainya dalam masalah ini, hanya menuntut dikeluarkannya nasihat hukum yang disebutkan dalam rekaman audio yang bocor.

Pada tahun 2023, Inggris mengekspor senjata senilai £42 juta ke Zionis “Israel”, dengan angka sejak 7 Oktober tahun lalu belum diungkapkan. Keputusan Inggris untuk memutuskan hubungan dengan Zionis “Israel” terkait Gaza akan membawa implikasi politik yang signifikan di luar nilai moneter dari transfer senjata.[IT/r]
Comment