0
Monday 2 October 2023 - 10:22
Zionis Israel vs Palestina:

Israel Memaksa Keluarga Palestina untuk Merobohkan Rumah Mereka di al-Quds

Story Code : 1085352
Israel Memaksa Keluarga Palestina untuk Merobohkan Rumah Mereka di al-Quds
Kantor berita resmi Palestina Wafa, mengutip sumber-sumber lokal, melaporkan bahwa pasukan Zionis Israel menyerbu lingkungan Beit Hanina, di utara al-Quds yang diduduki, mengelilingi dua apartemen tempat tinggal milik Fayza al-Ebeidi, seorang wanita Palestina, pada hari Minggu (1/10).

Sumber tersebut mengatakan bahwa pasukan Israel menyerbu daerah di mana rumah-rumah tersebut berada dan memberikan waktu beberapa menit kepada keluarga tersebut untuk mengungsi dan mulai menghancurkannya.

Keluarga Al-Ebeidi tidak punya pilihan selain melakukan hal tersebut untuk menghindari membayar biaya selangit kepada pemerintah kota jika krunya melakukan pembongkaran sendiri.

Seandainya keluarga al-Ebeidi tidak menghancurkan rumah itu sendiri, kata sumber tersebut, pemerintah kota Israel akan menuntut dia dan anggota keluarganya untuk merobohkan bangunan tersebut.

Zionis Israel secara rutin menghancurkan rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Timur al-Quds yang diduduki, mengklaim bahwa bangunan tersebut dibangun tanpa izin, yang hampir mustahil diperoleh. Mereka juga terkadang memerintahkan pemilik Palestina untuk menghancurkan rumah mereka sendiri atau membayar biaya pembongkaran.

Sekitar 181 bangunan Palestina di al-Quds yang diduduki dihancurkan pada paruh pertama tahun ini, 40 di antaranya dihancurkan oleh pemiliknya atas perintah otoritas rezim Tel Aviv.

Zionis Israel telah menduduki ribuan dunum lahan pertanian Palestina untuk membangun dan memperluas unit pemukim ilegal baru di berbagai wilayah di Tepi Barat.

Rezim Tel Aviv juga berencana mengusir keluarga-keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah dan beberapa lingkungan lain dalam upaya untuk menggantikan mereka dengan pemukim. Rencana itu memicu pertempuran berhari-hari antara Hamas yang berbasis di Gaza dan rezim Israel pada Mei 2021.

Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya telah memperingatkan rezim Zionis Israel agar tidak melakukan penggusuran paksa terhadap warga Palestina.

Zionis Israel telah menduduki ribuan dunum lahan pertanian Palestina untuk membangun dan memperluas unit pemukim ilegal baru di berbagai wilayah di Tepi Barat.

Lebih dari 700.000 warga Zionis Israel tinggal di lebih dari 230 permukiman yang dibangun sejak pendudukan Israel tahun 1967 di wilayah Palestina di Tepi Barat dan al-Quds.

Semua pemukiman Zionis Israel adalah ilegal menurut hukum internasional. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengutuk aktivitas pemukiman Zionis Israel di wilayah pendudukan dalam beberapa resolusi.

Komunitas internasional memandang permukiman Israel – ratusan di antaranya telah dibangun di Tepi Barat sejak pendudukan Tel Aviv di wilayah tersebut pada tahun 1967 – sebagai tindakan ilegal menurut hukum internasional dan Konvensi Jenewa karena pembangunannya di wilayah pendudukan.

Selama beberapa bulan terakhir, Zionis Israel juga meningkatkan serangan terhadap kota-kota Palestina di seluruh wilayah pendudukan. Akibat serangan ini, puluhan warga Palestina kehilangan nyawa dan banyak lainnya ditangkap.

Palestina menginginkan Tepi Barat sebagai bagian dari negara merdeka di masa depan dengan Yerusalem Timur al-Quds sebagai ibu kotanya.[IT/r]
Comment