0
Monday 4 December 2023 - 03:13
Iran - Irak:

Jenderal: Angkatan Bersenjata Iran Siap Menghadapi Ancaman terhadap Integritas Wilayah Irak

Story Code : 1100082
Chief of Staff of the Iranian Armed Forces Major General Mohammad Baqeri with his Iraqi counterpart Abdel Emir Rashid Yarallah in the capital Baghdad
Chief of Staff of the Iranian Armed Forces Major General Mohammad Baqeri with his Iraqi counterpart Abdel Emir Rashid Yarallah in the capital Baghdad
Baqeri membuat pernyataan itu dalam pertemuan dengan timpalannya dari Irak Abdel Emir Rashid Yarallah di ibu kota negara, Bagdad, pada hari Minggu (3/12).

Jenderal tertinggi Iran menunjuk pada berbagai kesamaan dan hubungan baik antara kedua negara tetangga tersebut, dengan mengatakan bahwa Irak sedang bergerak di jalur pertumbuhan dan pembangunan sehubungan dengan stabilitas dan keamanan yang baik yang dibangun di negara Arab tersebut.

“Kedua negara memiliki pengalaman yang baik dan berharga dalam perang melawan terorisme dan dapat berbagi pengalaman mereka dalam format yang sesuai,” kata Baqeri, seraya menambahkan, “Republik Islam Iran adalah satu-satunya negara yang datang membantu Irak melawan Daesh [teroris. kelompok], dan para syuhada Haj Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis adalah warisan berharga bagi masyarakat kedua negara.”

Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan utama Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), dan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil kepala Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak, dibunuh dalam serangan pesawat tak berawak AS di luar Bandara Internasional Baghdad pada tanggal 3 Januari 2020.

Dalam pertemuan pada hari Minggu (3/12), Baqeri juga menekankan perlunya mengadakan latihan bersama antara militer Iran dan Irak untuk memastikan keamanan jangka panjang di perbatasan bersama.

“Kesamaan perbatasan kedua negara memberikan peluang untuk meningkatkan konvergensi dan memberikan manfaat bagi kedua negara dari kapasitas bersama,” tambahnya.

Kepala Staf Angkatan Darat Irak, pada bagiannya, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Republik Islam atas kerja sama tulusnya dalam memerangi Daesh dan menghormati mengenang Jenderal Soleimani.

Yarallah juga mengumumkan kesiapan penuh angkatan bersenjata Irak untuk pengembangan militer, pertahanan dan pertukaran pelatihan dengan Iran serta latihan bersama dan berbagi pengalaman.

Kedua negara tetangga tersebut menandatangani perjanjian keamanan pada bulan Maret setelah kelompok teroris anti-Iran yang berada di wilayah Kurdistan Irak meningkatkan aktivitas jahat mereka, terutama di wilayah perbatasan.

Menanggapi aktivitas mereka, IRGC Iran telah melancarkan beberapa putaran serangan terhadap posisi mereka sejak September tahun lalu, dan berjanji akan melanjutkan serangan sampai kelompok tersebut dilucuti.

Iran, dalam banyak kesempatan, telah memperingatkan pemerintah daerah Kurdistan Irak bahwa mereka tidak akan mentolerir kehadiran dan aktivitas kelompok teroris di sepanjang perbatasan barat lautnya, dan mengatakan bahwa negara tersebut akan memberikan tanggapan tegas jika wilayah tersebut menjadi surga bagi teroris anti-Tehran.[IT/r]
Comment