0
Monday 10 June 2024 - 23:20
Zionis Israel vs Palestina:

'Israel' Membunuh Dua Warga Palestina di Tepi Barat; Konfrontasi Pecah

Story Code : 1140917
Israeli army armoured vehiles
Israeli army armoured vehiles
Dua pemuda Palestina tewas dalam serangan Zionis Israel di wilayah berbeda di Tepi Barat yang diduduki.

Mahmoud Ibrahim Nabrisi yang berusia 15 tahun menjadi martir hari ini, Senin (10/6), karena luka serius yang dideritanya akibat tembakan pendudukan Israel ketika mereka menyerbu kamp al-Far'a, di selatan Tubas.

Pemuda Palestina lainnya, Youssef Samih Abdel Karim Abdel Dayem, terbunuh oleh tembakan Israel ketika pasukan pendudukan Israel menyerbu pinggiran kota Dhanaba, sebelah timur kota Tulkarm.

Secara rinci, sumber lokal mengungkapkan bahwa pasukan pendudukan mengerahkan penembak jitu mereka di atap salah satu gedung bertingkat tinggi di pinggiran kota yang berdekatan dengan kamp Tulkarem, dan mereka melepaskan tembakan secara acak ke arah warga Palestina. Abdel Dayem terluka dalam serangan itu, dan pasukan pendudukan Zionis  Israel mencegah kru ambulans untuk menghubunginya sampai dia meninggal karena luka-lukanya setelah mengalami pendarahan hingga meninggal.

Belakangan, Brigade al-Qassam di kamp Tulkarm berduka atas syahidnya, Youssef Abdel Dayem, yang terbunuh oleh tembakan Zionis Israel, sebagai salah satu pejuangnya.

Semua serangan Zionis Israel ditanggapi dengan konfrontasi sengit yang terjadi antara pejuang Perlawanan dan pasukan pendudukan Zionis Israel ketika mereka melakukan serangkaian serangan dan penangkapan di kota-kota dan kamp-kamp di Tepi Barat yang diduduki.

Pejuang perlawanan menargetkan buldoser militer Zionis Israel di kamp al-Far'a, selatan Tubas, di bagian utara Tepi Barat, dengan alat peledak, ketika pasukan pendudukan menyerbu kamp tersebut.

Koresponden Al Mayadeen juga melaporkan bahwa pejuang Perlawanan menargetkan kendaraan pendudukan dengan bom buatan sendiri di kamp al-Far'a, selatan Tubas, sementara sekelompok pemuda Palestina terluka oleh pecahan peluru.

Sementara itu, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan krunya sedang menangani empat orang yang terluka akibat terkena pecahan peluru akibat ledakan di kamp al-Far’a setelah pasukan pendudukan menyerbu kamp tersebut.

Selain itu, seorang anak berusia sembilan tahun terluka di bagian leher akibat pecahan peluru tajam di kamp Tulkarem.

Menyusul konfrontasi kekerasan dengan pejuang Perlawanan, koresponden kami mengatakan bahwa pasukan pendudukan terus mengirimkan bala bantuan ke kamp al-Far’a.

Di kota Qalqilya, media Palestina melaporkan bahwa pasukan infanteri tentara Zionis Israel menyerbu kawasan al-Razzaza di kota tersebut.

Pasukan pendudukan Zionis Israel menyerbu kota Tarqumiya, sebelah barat al-Khalil di Tepi Barat yang diduduki.

Pasukan yang menyerang Burqa, barat laut Jenin, dihadang dengan alat peledak buatan sendiri.

Merefleksikan situasi tersebut, media Zionis Israel menggambarkan situasi di Tepi Barat sebagai, “Ini bukan Gaza atau Lebanon... Ini di Yudea dan Samaria (Tepi Barat), di desa Tubas, sebuah alat peledak berkekuatan tinggi diledakkan yang menargetkan kendaraan militer.”

Sejak 7 Oktober 2023, 533 warga Palestina telah terbunuh, termasuk 132 anak-anak, di Tepi Barat yang diduduki, termasuk al-Quds, dan lebih dari 5.200 lainnya terluka.[IT/r]
Comment