1
Tuesday 18 February 2020 - 18:26
Jerman dan Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Arab Saudi Mendesak Jerman untuk Mencabut Larangan Ekspor Senjata meski Terus Berperang di Yaman

Story Code : 845302
Soldiers stand on a tank of the Saudi-led coalition.jpg
Soldiers stand on a tank of the Saudi-led coalition.jpg
Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Jerman DPA pada hari Senin (17/2), Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan Al Saud mengklaim bahwa rezim Riyadh membutuhkan senjata Jerman untuk "membela diri kita sendiri."

"Kami berharap Jerman memahami bahwa kami membutuhkan sarana untuk mempertahankan diri," katanya, menunjuk pada serangan terhadap dua fasilitas minyak utama di Arab Saudi tahun lalu, yang oleh Riyadh dan Amerika Serikat menyalahkan Iran tanpa bukti tetapi pasukan Yaman mengambil tanggung jawab tersebut.

Iran menolak tuduhan keterlibatan dan mengatakan serangan itu adalah tindakan pembelaan diri yang sah oleh Yaman, yang telah berada di bawah serangan Saudi yang terus-menerus sejak 2015.

Menteri luar negeri Saudi mengklaim bahwa keputusan Jerman untuk tidak menyetujui ekspor senjata ke Arab Saudi meskipun ancaman terus-menerus dari serangan semacam itu tidak sesuai "dengan kerangka hubungan baik" antara Riyadh dan Berlin.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment