1
Thursday 27 February 2020 - 02:02
AS - Iran:

Dua Senat AS Mendorong untuk Kesepakatan Kuklir Baru Iran

Story Code : 847032
US Senators Lindsey Graham and Robert Menendez hold a news conference in the Senate.jpg
US Senators Lindsey Graham and Robert Menendez hold a news conference in the Senate.jpg
Senator Republik Lindsey Graham dan Senator Demokrat Robert Menendez melakukan perjalanan ke Eropa awal bulan ini untuk membahas rencana nuklir baru mereka dengan para pemimpin Eropa, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, Washington Post melaporkan.

Mereka telah meyakinkan para pemimpin Eropa bahwa kesepakatan final akan diratifikasi oleh Senat untuk menghindari nasib kesepakatan nuklir sebelumnya dengan Iran, dibatalkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Skema baru itu diduga termasuk sekutu Amerika Serikat di Teluk Persia.

Rencana itu dilaporkan menawarkan akses gratis ke bahan bakar nuklir untuk keperluan energi sipil.
 
Sebagai gantinya, baik Iran dan negara-negara Teluk Persia diharapkan meninggalkan pengayaan bahan bakar di dalam negara mereka selamanya. Iran juga akan mendapat manfaat bantuan sanksi terbatas.

“Tujuannya adalah untuk memberikan tenaga nuklir Iran tanpa pengayaan. Dengan begitu mereka dapat memiliki apa yang mereka inginkan, tenaga nuklir. Dan dunia tidak perlu khawatir tentang bom, karena Anda tidak dapat membuat bom kecuali jika Anda memperkaya," klaim Graham.

Tehran menyatakan bahwa pengayaan nuklir adalah hak mutlaknya, sehingga tidak dapat dinegosiasikan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment