0
Saturday 6 June 2020 - 07:49
AS vs Iran:

AS Mengatakan Akan Melanjutkan Kebijakan Sanksi Keras terhadap Iran

Story Code : 866833
Brian Hook -US State Department’s Special Representative for Iran.jpg
Brian Hook -US State Department’s Special Representative for Iran.jpg
Brian Hook mengatakan pada hari Jumat (5/6) bahwa Washington berencana akan melanjutkan kebijakan sanksi ekonomi yang keras terhadap Republik Islam dalam upaya untuk membawanya ke meja perundingan tentang masalah-masalah seperti program nuklir.

"Kami menolak untuk bermain dengan buku aturan itu. Ketika Anda bermain di bawah aturan dalam negeri, dalam negeri selalu menang," kata Hook. "Jadi kita akan melanjutkan kebijakan kita."

Dia mengatakan AS ingin melihat Iran menegosiasikan perjanjian nuklir baru.

Kampanye tekanan maksimum yang disebut Washington terhadap Tehran secara resmi dimulai ketika Presiden Republik Donald Trump secara sepihak menarik negaranya keluar dari kesepakatan nuklir Iran 2015 yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada Mei 2018.

Trump menarik negaranya keluar dari perjanjian nuklir Iran dan memberlakukan kembali sanksi keras terhadap Republik Islam untuk membuat Tehran menyerah pada keinginan Washington.

Iran, bagaimanapun, belum menyerah pada tekanan AS dan telah mengumumkan dimulainya pekerjaan penelitian dan pengembangan nuklir tanpa batas.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment