0
Saturday 24 October 2020 - 00:01

Radio Islam Dan Serikat Televisi Mengutuk Sanksi AS

Story Code : 893672
Radio Islam Dan Serikat Televisi Mengutuk Sanksi AS

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Radio Islam dan Televisi Union mengutuk sanksi AS baru-baru ini terhadap organisasi tersebut dan menggambarkannya sebagai tindakan ilegal.

Pernyataan tersebut mencatat bahwa serikat tersebut adalah organisasi internasional dan non-pemerintah yang independen dan beroperasi sesuai dengan hukum dan standar internasional yang bertujuan untuk mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan serta yang tertindas di dunia.

Pernyataan itu menambahkan bahwa serikat pekerja tersebut mengutuk tindakan ilegal AS dan terus mencapai tujuannya.

Langkah AS itu adalah tanda sifat otoriter Gedung Putih dan pelanggaran kebebasan berekspresi Washington, tambahnya, dengan mengatakan bahwa negara itu saat ini dalam krisis politik karena protes publik dan berusaha untuk menuduh orang lain mencampuri pemilu AS untuk menutupi kegagalannya.

Serikat pekerja menegaskan kembali hak hukumnya untuk mengajukan kasus tersebut ke organisasi internasional yang relevan untuk mencabut sanksi, menyerukan kepada media dan organisasi hak asasi manusia untuk mengambil tindakan yang sesuai dalam hal ini.

Departemen Keuangan AS mengumumkan pada hari Kamis bahwa negara itu telah menjatuhkan sanksi pada lima lembaga Iran yang mengklaim bahwa mereka berusaha mempengaruhi pemilihan presiden AS 2020.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment