0
Thursday 19 November 2020 - 12:38
Irak - Saudi Arabia:

Penyeberangan Perbatasan Irak dan Saudi Dibuka Kembali setelah Tutup 30 Tahun

Story Code : 898679
Arar border crossing between Iraq and Saudi Arabia since 1990.jpg
Arar border crossing between Iraq and Saudi Arabia since 1990.jpg
Para pejabat tinggi termasuk menteri dalam negeri Irak dan kepala komisi perbatasannya melakukan perjalanan dari Baghdad untuk secara resmi membuka Arar, tempat barisan truk kargo berdiri menunggu.

Duta Besar Saudi untuk Irak juga hadir dan sebuah delegasi dari Riyadh akan membuka sisi perbatasan Saudi.

Arar akan terbuka untuk barang dan orang untuk pertama kalinya sejak Riyadh memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Baghdad pada tahun 1990, menyusul invasi mantan diktator Irak Saddam Hussein ke Kuwait.

Hubungan tetap berbatu sejak saat itu, tetapi Perdana Menteri Irak saat ini Mustafa al-Kadhemi memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Kadhemi hendak melakukan perjalanan ke Arab Saudi sebagai perjalanan luar negeri pertamanya sebagai perdana menteri pada Mei, tetapi kunjungan itu dibatalkan pada menit-menit terakhir ketika Raja Saudi Salman dirawat di rumah sakit.

Dia belum melakukan perjalanan, meskipun para menteri Irak telah mengunjungi Riyadh untuk bertemu dengan rekan-rekan mereka dan delegasi tingkat atas Saudi melakukan perjalanan ke Baghdad minggu lalu.

Bagdad melihat Arar sebagai alternatif potensial untuk penyeberangannya dengan tetangga timur Iran, di mana Irak mendatangkan sebagian besar impornya.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment