0
Saturday 6 March 2021 - 17:20
Iran - Zionis Israel:

Iran Memperingatkan Israel tentang 'Konsekuensi' Dari Setiap Tindakan 'Ceroboh' Atas Insiden Kapal 'Bendera Palsu'

Story Code : 919999
Iranian flag, Tehran.jpg
Iranian flag, Tehran.jpg
Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Majid Takht Ravanchi telah memperingatkan konsekuensi bagi Tel Aviv atas kemungkinan kesalahan perhitungan sehubungan dengan insiden minggu lalu di Laut Oman yang melibatkan kapal Israel, lapor PressTV.
 
Tanpa memberikan bukti apa pun, Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin Netanyahu menuduh Iran menyerang MV Helios Ray milik Israel, kapal kargo kendaraan roll-on berbendera Bahama, di Teluk Oman pada 25 Februari, dengan ledakan meningkatkan masalah keamanan di wilayah tersebut.
 
Netanyahu mengatakan kepada penyiar publik Zionis Israel Kan bahwa insiden itu "memang tindakan Iran, itu jelas". "Insiden itu memiliki semua karakteristik operasi bendera palsu yang rumit yang dilakukan oleh para aktor untuk mengejar kebijakan jahat mereka dan untuk mencapai tujuan tidak sah mereka," tulis Takht Ravanchi dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Jumat (5/3).
 
Diplomat Iran itu menggarisbawahi bahwa Zionis Israel, dengan secara teratur meratakan tuduhan dan ancaman terhadap Iran, "menjadi korban untuk mengalihkan perhatian dari semua tindakan destabilisasi dan praktik memfitnah di seluruh wilayah."
 
Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa & Ketua Dewan Keamanan PBB, # Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht-Ravanchi menolak klaim pejabat #Israeli tentang Iran yang bertanggung jawab atas serangan baru-baru ini terhadap kapal Israel di Teluk Oman. pic.twitter.com/r28HXZviFQ - Iran International English (@IranIntl_En) 5 Maret 2021
 
Utusan Iran di PBB mendesak masyarakat internasional untuk tidak melupakan "kejahatan, kebrutalan, dan ancaman" yang dilakukan oleh Tel Aviv, terutama "pendudukannya di Palestina dan sebagian negara lain".
 
"Petualangan militer yang gigih" Zionis Israel di wilayah Timur Tengah yang bergejolak dikutuk oleh diplomat tersebut, yang menekankan bahwa Tel Aviv harus "dimintai pertanggungjawaban atas semua kegiatan yang melanggar hukum dan sembrono dan juga diingatkan bahwa itu akan menanggung semua konsekuensi sebagai akibat dari setiap kemungkinan salah perhitungan ”.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment