0
Thursday 30 November 2023 - 01:17
AS dan Gejolak Palestina:

Gedung Putih: Hamas Tidak Menggunakan Sandera Amerika Sebagai 'Pengaruh' 

Story Code : 1099129
National Security Council spokesman John Kirby
National Security Council spokesman John Kirby
Ketika ditanya tentang status tawanan Hamas yang berasal dari Amerika pada konferensi pers pada hari Selasa (28/11), juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan jumlah warga Amerika yang saat ini ditahan di Gaza “cukup kecil,” dan menambahkan bahwa pembicaraan sejauh ini terfokus pada perempuan dan anak-anak.

“Tidak ada indikasi sama sekali bahwa Hamas mencoba menggunakan pengaruh atau sesuatu untuk mencegah orang Amerika keluar,” kata Kirby. “Jadi, tidak ada indikasi bahwa Hamas mencoba memainkan permainan tertentu di sini dalam kaitannya dengan Amerika.”

Juru bicara tersebut melanjutkan dengan menyatakan bahwa Hamas mungkin tidak memiliki “akses yang siap untuk menjangkau semua orang dalam waktu dekat,” dan menambahkan bahwa tidak mungkin semua warga negara AS ditahan di lokasi yang sama di Gaza.

Zionis ‘Israel’ melancarkan serangan udara besar-besaran selama berminggu-minggu di daerah kantong Palestina dan meningkatkan serangan darat sebagai tanggapan atas Operasi Banjir Al-Aqsa yang dilakukan Hamas pada tanggal 7 Oktober di wilayah Palestina yang diduduki Zionis ‘Israel’. Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan jumlah warga Palestina yang menjadi martir dalam agresi Zionis ‘Israel’ mencapai lebih dari 15.000 orang.

Namun, pertempuran tersebut sempat terhenti sejenak selama seminggu terakhir berkat negosiasi pertukaran. Hamas setuju untuk menukar pemukim Zionis ‘Israel’ dan warga negara asing dengan tahanan Palestina yang ditahan di balik jeruji besi Zionis ‘Israel’.[IT/r]
Comment