0
Saturday 2 February 2019 - 11:29
Turki dan Kasus Pembunuhan Khasshogi:

Penyelidik PBB Akan Diberi Akses Rekaman Pembunuhan Khashoggi

Story Code : 775625
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi..jpg
Jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi..jpg
Dalam pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut, Aktay yang juga rekan Khashoggi berkata, Callamard dan timnya bakal mendapat akses ke rekaman bukti pembunuhan.
 
"Mereka melihat Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ( MBS) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi,' kata Aktay dilansir Hurriyet Jumat (1/2).
 
Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk HAM menuturkan pekan lalu, Callamard bakal memimpin penyelidikan internasional terkait Khashoggi.
 
Mereka bakal "meninjau dan mengevaluasi" kasus itu dari perspektif HAM, serta situasi yang mengelilingi momen terjadinya pembunuhan.
 
Dalam menjalankan tugasnya, Callamard dibantu Baroness Helena Kennedy QC dan Profesor Duarte Nuno Vieira dari Universitas Coimbra, Portugal. Mereka melakukan penyelidikan di Konsulat Saudi Istanbul, lokasi kejadian, dan berdiskusi dengan Kepala Jaksa Penuntut Irfan Fidan.
 
Selain bertemu Fidan dan Aktay, mereka juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dan Menteri Kehakiman Abdulhamid Gul.
 
Khashoggi, kolumnis harian Amerika Serikat (AS) Washington Post, dibunuh di konsulat Istanbul pada 2 Oktober 2018 saat mengurus dokumen pernikahan.
 
Sempat bersikeras tidak ada pembunuhan, Riyadh akhirnya mengakui jurnalis 59 tahun itu dibunuh di dalam konsulat, dan menyebut kasus itu dilakukan sebuah operasi liar.
 
Turki meminta agar Saudi menyerahkan pelaku pembunuhan kepada mereka supaya bisa diadili di sana, dan meminta bukti yang dikumpulkan Riyadh.[IT/r]


 
 
Artikel Terkait
Comment